Laporan: Ninis Indrawati

MOJOKERTO | SUARAGLOBAL.COM – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) resmi memulai pembangunan Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Mojokerto sebagai langkah konkret mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs. Imam Sugianto, M.Si., didampingi Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Pasma Royce, serta sejumlah pejabat utama Polda Jatim. Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Badan Gizi Nasional dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten/Kota Mojokerto.

Baca Juga:  Suara Tani Menggema di Blitar, Aksi Damai GMNI dan Konsorsium Agraria Berakhir Sejuk

Dukungan Konkret terhadap Program Nasional

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim menegaskan bahwa pembangunan SPPG ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan akses makanan bergizi bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi secara gratis,” ujar Irjen Imam Sugianto usai acara groundbreaking di Lapangan Aspol SPN Polda Jatim, Kamis (13/2/2025).

Baca Juga:  Polresta Sidoarjo Tingkatkan Patroli Laut untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Kriminalitas

Pemilihan Mojokerto sebagai lokasi pertama pembangunan SPPG didasarkan pada letaknya yang strategis di sekitar SPN Polda Jatim, sehingga memudahkan koordinasi dan distribusi makanan ke masyarakat di sekitar wilayah tersebut.

Target Selesai dalam Dua Bulan, Jangkau Ribuan Penerima Manfaat

Kapolda menargetkan pembangunan gedung ini rampung dalam waktu kurang dari dua bulan dan sudah bisa beroperasi pada Maret atau April 2025. Nantinya, SPPG ini ditargetkan mampu melayani 3.000 hingga 3.500 orang setiap hari.

Baca Juga:  Irwasda Polda Jatim Letakan Batu Pertama Pembangunan Mako Polres Pamekasan

Distribusi makanan bergizi akan difokuskan ke 13 sekolah dasar (SD) dan tiga desa di sekitar SPN Mojokerto. Wilayah jangkauan layanan ini ditentukan berdasarkan estimasi waktu perjalanan maksimal 30 menit dengan kendaraan.

Tak hanya di Mojokerto, Polda Jatim telah merencanakan pembangunan sembilan SPPG tambahan di berbagai wilayah seperti Tapal Kuda, Mataraman, Madura, Malang Raya, dan Kediri.

Baca Juga:  Doa Bersama Ratusan Driver Ojol di Lapangan Pancasila, Pengamanan Humanis Polres Salatiga Tuai Apresiasi

“Harapannya, program ini bisa berkembang ke lebih banyak desa di Jawa Timur agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tambah Kapolda.

Secara nasional, program MBG yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto ini ditargetkan dapat menjangkau sekitar 90 juta anak-anak dan masyarakat kurang mampu hingga akhir tahun 2025.

Baca Juga:  Prestasi Gemilang: UK Petra Naik 70 Peringkat di QS Asia University Rankings 2025

Operasional SPPG: Maksimal 47 Pekerja dan Skema Perluasan Kapasitas

Dalam operasionalnya, setiap SPPG akan melibatkan maksimal 47 pekerja yang bertugas menyiapkan hingga 3.500 porsi makanan per hari. Jika kapasitas gedung memungkinkan, jumlah pekerja bisa ditingkatkan guna melayani lebih banyak penerima manfaat.

Baca Juga:  Salatiga Tancap Gas Perkuat Ketahanan Pangan 2026, Wali Kota Gandeng Bulog, PDAU dan KKMP Jadi Tulang Punggung Distribusi

“Jika tempatnya memungkinkan, kita akan melipatgandakan kapasitas layanan agar lebih banyak masyarakat yang terbantu,” pungkas Kapolda Jatim.

Dengan hadirnya Gedung SPPG ini, Polda Jatim berharap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat serta membantu pemerataan gizi, khususnya di Jawa Timur. (*)