Laporan: Bagas

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya semakin memperluas akses transportasi bagi masyarakat melalui layanan kereta ekonomi bersubsidi. Program Public Service Obligation (PSO) ini merupakan hasil kerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan guna memberikan alternatif transportasi yang lebih terjangkau tanpa mengurangi kualitas layanan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menegaskan bahwa penyediaan kereta bersubsidi bertujuan untuk mendukung mobilitas masyarakat, terutama bagi pelajar, pekerja, dan pelaku usaha kecil. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau,” ujarnya, Sabtu (15/2/2025).

Baca Juga:  Bocah Ditemukan Tewas dalam Karung, Ternyata Pelaku Tetangga Korban, Polisi Ringkus Pelaku Kurang Dari 12 Jam

Saat ini, beberapa kereta ekonomi bersubsidi yang beroperasi di wilayah Daop 8 Surabaya mencakup rute sebagai berikut:

KA Airlangga (Surabaya Pasarturi – Pasarsenen) dengan tarif Rp 104.000,-

KA Probowangi (Surabaya Gubeng – Ketapang) dengan tarif Rp 56.000,-

KA Tawangalun (Malang Kotalama – Ketapang) dengan tarif Rp 62.000,-

KA Sritanjung (Surabaya Gubeng – Lempuyangan) dengan tarif Rp 88.000,-

KA Sritanjung (Surabaya Gubeng – Ketapang) dengan tarif Rp 88.000,-

Baca Juga:  Warga Kepung Balai Desa Kepohagung! Kades Diduga Gelapkan Dana Rp1 Miliar, Ruang Kerja Disegel

Menurut Luqman Arif, respons masyarakat terhadap layanan ini sangat positif. Sepanjang tahun 2024, jumlah pelanggan KA PSO di wilayah Daop 8 Surabaya telah melampaui satu juta orang. Bahkan, pada Januari 2025, terjadi peningkatan jumlah penumpang sebesar 2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tak hanya memperluas akses transportasi, layanan kereta ekonomi bersubsidi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan tarif yang lebih terjangkau, masyarakat memiliki fleksibilitas lebih dalam bepergian untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, maupun bisnis. “Selain itu, penggunaan transportasi massal seperti kereta api juga berperan dalam mengurangi polusi dan kemacetan akibat kendaraan pribadi,” tambahnya.

Baca Juga:  Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi Terungkap, Polres Gresik Amankan 17.000 Liter Solar di Gresik dan Satu Tersangka Ditangkap 

KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi kenyamanan dan keselamatan pelanggan. “Kami berharap layanan ini dapat semakin memperkuat aksesibilitas masyarakat terhadap transportasi yang efisien, terjangkau, dan mendukung kesejahteraan mereka,” pungkas Luqman. (*)