Laporan: Ninis Indrawati

BONDOWOSO | SUARAGLOBAL.COM – Antrian panjang di sejumlah SPBU di Kabupaten Bondowoso akibat lonjakan volume kendaraan tak menyurutkan semangat Satlantas Polres Bondowoso untuk hadir memberikan pelayanan dan ketenangan bagi masyarakat.

Salah satu aksi simpatik yang dilakukan adalah membagikan minuman segar kepada pengendara yang tengah mengantre bahan bakar di bawah terik matahari, Rabu (30/07/2025).

Suasana berbeda tampak di SPBU Maesan, saat Aiptu Lidya, seorang Polwan dari Satlantas Polres Bondowoso, muncul dengan senyum ramah sambil membagikan es teh dan permen kepada para pengemudi.

Ia bahkan memborong seluruh dagangan pedagang kaki lima yang menjual minuman segar untuk dibagikan kembali kepada masyarakat. Tak hanya itu, pihak SPBU Maesan juga turut berkontribusi menambah stok minuman demi mendukung aksi sosial tersebut.

Baca Juga:  Solidaritas Mengalir! Bantuan Longsor Diserahkan, Babinsa Ikut Turun Tangan Dukung Pemulihan 

Kasatlantas Polres Bondowoso, AKP Achmad Rochan, SH., MM., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, terlebih di tengah cuaca ekstrem yang bisa berisiko bagi kesehatan para pengantre.

“Pengamanan bukan hanya soal lalu lintas, tapi juga tentang kemanusiaan.

Kami ingin memastikan masyarakat tetap nyaman dan tidak kekurangan cairan saat mengantre di bawah panas matahari,” ujar AKP Rochan.

Baca Juga:  Aksi Bejat Berhasil Dibongkar: Polda Jatim Ungkap Kasus Pencabulan Oleh Tokoh Agama di Blitar, Empat Anak Jadi Korban

Petugas juga aktif mengedukasi warga untuk tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau menimbun.

Ia memastikan bahwa pasokan BBM di Bondowoso tetap aman dan distribusi terus berjalan lancar meski jalur Gumitir Banyuwangi ditutup, yang membuat Bondowoso menjadi rute utama alternatif ke Banyuwangi dari arah Surabaya.

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di beberapa SPBU padat antrean, seperti SPBU Nangkaan dan SPBU Maesan. Kehadiran petugas, khususnya Polwan seperti Aiptu Lidya, membawa suasana yang lebih rileks dan bersahabat.

Tak sedikit warga yang menyempatkan diri berfoto bersama sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan.

Baca Juga:  M Daffa Athahillah: Hafidz Al-Qur'an yang Menginspirasi di Tengah Persaingan Akademi Kepolisian

“Kami senang ada perhatian seperti ini. Cuaca memang sangat panas, dan minuman segar ini sangat membantu. Apalagi ada Polwan yang ramah, bikin suasana jadi nggak tegang,” ungkap salah satu pengemudi truk yang tengah menunggu gilirannya.

Dengan pendekatan yang humanis dan kolaboratif antara kepolisian dan pihak SPBU, antrian panjang pun tetap berjalan tertib dan terkendali.

Upaya seperti ini menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran aparat di tengah masyarakat bukan hanya untuk menegakkan aturan, tetapi juga untuk merawat empati dan kebersamaan. (*)