Kecelakaan Maut di Tuntang: Pengendara Luka Ringan, Pembonceng Meninggal, Begini Kronologinya 

Laporan: Wahyu Widodo

KAB SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM — Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Bawen–Salatiga, tepatnya di depan gapura RT 02 Dusun Petet, Kelurahan Tuntang, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (31/10/2025). Insiden tersebut melibatkan sebuah sepeda motor Honda Supra X 125 bernomor polisi H 6089 AEC dengan sebuah truk yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Kasatlantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kecelakaan digolongkan sebagai laka berat, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka ringan.

“Pengendara motor mengalami luka pada jari kaki kiri, sementara pembonceng meninggal dunia akibat cedera berat di bagian kepala,” ujar AKP Lingga saat dikonfirmasi, Jumat (31/10/2025).

Baca Juga:  Askaindo Berduka: Kehilangan Sosok Brigjen Pol Kukuh Kalis Susilo, S.I.K.

Korban meninggal diketahui bernama Chusnul Chotimah (76), warga Karangnongko, Kelurahan Gedangan, Kecamatan Tuntang. Sedangkan pengendara motor, Fatchurrohman (51), yang masih satu desa dengan korban, mengalami luka ringan dan saat ini menjalani perawatan.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, sepeda motor tersebut melaju dari arah Bawen menuju Salatiga. Sesampainya di depan gapura Dusun Petet, pembonceng diduga terjatuh dari motor karena kehilangan keseimbangan.

Baca Juga:  Transformasi Masjid: Pusat Ibadah, Pembelajaran AI, dan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Pada saat bersamaan, sebuah truk yang melaju dari arah belakang tidak mampu menghindar karena jarak terlalu dekat. Truk tersebut kemudian menabrak tubuh korban yang terjatuh di jalan.

Usai kejadian, sopir truk langsung melarikan diri meninggalkan lokasi tanpa memberikan pertolongan.

“Truk tersebut menabrak korban dan kemudian kabur. Kendaraan korban juga oleng hingga terjatuh ke sisi kiri jalan,” kata Lingga.

Akibat peristiwa tersebut, kerugian materi diperkirakan sekitar Rp100.000, sedangkan jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat oleh petugas dan warga sekitar.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Baca Juga:  Nusakambangan Jadi Saksi Penguatan Karakter Pegawai Imigrasi

Hingga kini, Satlantas Polres Semarang tengah melakukan upaya pelacakan untuk mengidentifikasi truk pelaku tabrak lari tersebut. Aparat kepolisian mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri rekaman CCTV di sejumlah titik sepanjang jalur tersebut.

“Kami sedang mengumpulkan rekaman CCTV di area sekitar lokasi untuk melacak pelaku tabrak lari. Kami mengimbau siapa pun yang melihat kejadian atau mengetahui ciri truk untuk segera melapor,” tambah AKP Lingga.

Pihak kepolisian juga mengingatkan para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, terutama pada jalur padat kendaraan yang banyak dilalui truk besar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!