Jawa Tengah Kirim Starlink ke Aceh, Pangkas Isolasi Komunikasi Pascabanjir Bandang

Laporan: Andi Saputra

SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menunjukkan solidaritas antardaerah dengan menyalurkan bantuan layanan internet satelit Starlink untuk mendukung pemulihan pascabencana banjir bandang di Provinsi Aceh. Bantuan tersebut diharapkan mampu mengatasi keterisolasian akses komunikasi yang terjadi akibat rusaknya infrastruktur pascabanjir yang melanda Tanah Rencong pada November 2025 lalu.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan, keberadaan layanan internet berbasis satelit menjadi sangat krusial dalam kondisi darurat, terutama ketika akses jalur darat dan jaringan komunikasi konvensional terputus. Dengan tersedianya konektivitas internet, koordinasi antarposko, distribusi logistik, hingga pendataan pengungsi dapat berjalan lebih optimal.

“Starlink kita geser ke sana (Aceh). Saya sudah koordinasi langsung dengan gubernurnya agar bisa dimanfaatkan di posko-posko pengungsian. Harapannya komunikasi tetap berjalan lancar meski akses darat sulit. Perangkat ini diperbantukan selama satu tahun penuh,” ujar Ahmad Luthfi saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (31/12/2025).

Baca Juga:  Romansa Kuliner Malam Salatiga, Citarasa Aneka Kopi di Indie Coffee

Bantuan tersebut merupakan hasil inisiasi Asosiasi Pengusaha Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Tengah yang menghibahkan sembilan unit perangkat Starlink kepada Pemprov Jateng. Seluruh perangkat itu dipinjamkan untuk mendukung pemulihan pascabencana di Aceh selama 12 bulan, lengkap dengan pembiayaan layanan internetnya.

Di sisi lain, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tetap konsisten dalam memperluas akses internet bagi warganya. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui penganggaran APBD untuk penguatan jaringan internet di sekitar 102 desa yang masih tergolong blank spot di berbagai wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:  KKL ke Kantor KPK, Peserta KKL Fakultas Syariah IAIN Salatiga Kenali 5 Tugas Pokok KPK

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Tengah, Agung Hariyadi, mengungkapkan bahwa bantuan layanan internet ke Aceh bukan kali pertama dilakukan oleh penyedia jasa internet asal Jawa Tengah. Namun, kali ini dukungan diperluas karena kebutuhan di lapangan dinilai sangat mendesak.

“Bantuan sebelumnya ternyata sangat bermanfaat. Pemprov Aceh mengapresiasi dan kemudian bersurat secara resmi kepada Pemprov Jateng. Ini menjadi gayung bersambut, sehingga teman-teman pengusaha internet memberikan dukungan dan perangkat Starlink disalurkan sementara ke sana,” jelas Agung.

Agung menambahkan, setelah masa pinjam pakai di Aceh berakhir, perangkat Starlink tersebut akan kembali dimanfaatkan untuk penguatan akses internet di wilayah Jawa Tengah. Dengan demikian, peralatan tersebut memiliki fungsi jangka panjang dan manfaat ganda.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Tuntang: Pengendara Luka Ringan, Pembonceng Meninggal, Begini Kronologinya 

“Kita salurkan sementara ke Aceh sembari infrastruktur permanen di sana dibangun. Setelah itu, Starlink bisa digunakan kembali untuk mendukung kebutuhan konektivitas di Jawa Tengah,” imbuhnya.

Sekretaris APJII Jawa Tengah, Sarjiyanto, berharap bantuan layanan internet ini dapat membantu masyarakat Aceh bangkit dari dampak bencana, khususnya dalam menjaga kelancaran komunikasi dan akses informasi selama masa pemulihan.

“Kami para pengusaha internet di Jawa Tengah menyumbangkan perangkat Starlink kepada Pemprov Jateng, agar bisa dimanfaatkan untuk membantu layanan internet di wilayah bencana di Sumatera, khususnya Aceh. Setelah itu, tentu kami berharap perangkat ini juga bermanfaat bagi masyarakat Jawa Tengah,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!