Polres Batu Bersama Dinas Pertanian Optimalkan Lahan Tidak Produktif untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

Laporan: Ninis Indrawati

BATU | SUARAGLOBAL.COM – Demi mendukung ketahanan pangan nasional yang diusung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Polres Batu Polda Jatim, berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Batu untuk mengubah lahan tidur menjadi area pertanian produktif. Langkah ini diharapkan dapat menguatkan cadangan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Bertempat di Dusun Dresel, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata mengumumkan pemanfaatan lahan tidur seluas 10 hektar yang akan ditanami jagung.

Baca Juga:  Menjelang Akhir Tahun, Satlantas Bangkalan Perketat Sosialisasi Larangan Knalpot Brong

\”Inisiatif ini melibatkan sinergi antara Polres, Pemerintah Kota, dan warga desa setempat untuk mengolah lahan agar lebih bermanfaat dan produktif,\” ujar AKBP Andi Yudha.

AKBP Andi Yudha menambahkan bahwa proyek ini merupakan langkah awal untuk mengembangkan lahan pertanian hingga 20 hektar.

Baca Juga:  PKS Jatim Potong Gaji Demi Kemanusiaan: Solidaritas Tanpa Batas untuk Korban Bencana Sumatera

\”Program ini bukan hanya bertujuan jangka pendek, namun juga mendukung ketahanan pangan berkelanjutan di Kota Batu,\” jelasnya.

Alasan memilih komoditas jagung adalah untuk mendukung kebutuhan pakan ternak, khususnya sapi perah, yang banyak terdapat di sekitar wilayah tersebut.

Baca Juga:  Sebelas Pemuda Diamankan Tim Sparta Polresta Surakarta Saat Pesta Miras di Jebres

\”Dengan adanya pasokan jagung berkualitas, kesehatan sapi akan lebih baik sehingga produksi susu pun meningkat,\” imbuh Kapolres.

Dinas Pertanian Kota Batu, diwakili oleh Kepala Dinas Hery Yulianto, SP, M.M., turut mendukung penuh langkah ini. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi sangat penting untuk menyukseskan program prioritas ketahanan pangan dalam 100 hari pertama pemerintahan.

Baca Juga:  PEKPPP Mandiri 2025 Dimulai: Kanwil Ditjenpas Jateng Siap Kawal Layanan Publik Berintegritas

Kami berharap hasil dari lahan ini dapat meningkatkan perekonomian petani sekaligus memperkuat posisi Kota Batu sebagai kota yang mandiri pangan,\” kata Hery.

Sebagai bentuk dukungan, Dinas Pertanian akan menyediakan bibit, pupuk, dan pendampingan teknis untuk para petani yang terlibat dalam program ini. Inspeksi lapangan juga akan rutin dilakukan guna memastikan keberhasilan proyek.

Salah satu anggota kelompok tani Lestari, Sukoyo, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini. \”Kami merasa terbantu dan bersyukur atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Semoga program ini terus berjalan dengan baik dan mampu meningkatkan kesejahteraan kami,\” ungkapnya.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di KM 43 Jalur Ngawi–Sine, Mobil Pick Up Hantam Dua Motor dan Rumah Warga, Dua Orang Tewas

Panen pertama jagung dari lahan seluas 10 hektar ini dijadwalkan akan berlangsung pada Juni 2025. Dengan adanya kerja sama antara Polres Batu dan Dinas Pertanian, diharapkan hasil yang dicapai tidak hanya memberikan suplai pangan berkualitas untuk daerah tersebut, tetapi juga mendukung pariwisata Kota Batu melalui penyediaan bahan pangan lokal yang melimpah.

Program optimalisasi lahan tidur ini diyakini mampu menjadi model bagi daerah lain dalam mengelola sumber daya yang ada untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan taraf hidup petani lokal. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!