Safari Ramadan Jadi Ajang Serap Aspirasi, Wabup Tulungagung Ajak Warga Perkuat Persaudaraan
Laporan: Ninis Indrawati
TULUNGAGUNG | SUARAGLOBAL.COM – Bulan suci Ramadan menjadi momentum istimewa bagi Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Melalui kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah, jajaran pemerintah daerah turun langsung menyapa warga sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah.
Kegiatan penuh kehangatan tersebut digelar di Masjid Al Ikhlas, Desa Karangrejo, Kecamatan Karangrejo, pada Sabtu malam (7/3/2026). Ratusan jamaah tampak memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian acara yang berlangsung khidmat namun penuh keakraban.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, S.M., M.M. bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah Tulungagung, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam Karangrejo, para camat se-Kabupaten Tulungagung, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah setempat.
Safari Ramadan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi wadah silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Tulungagung berupaya memperkuat komunikasi sekaligus mempererat hubungan emosional dengan warga.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ahmad Baharudin menegaskan bahwa bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat tepat untuk meningkatkan kualitas keimanan sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat.
Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan selama Ramadan seperti kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Bulan Ramadan mengajarkan kita untuk meningkatkan kesabaran, memperkuat keimanan, dan menumbuhkan kepedulian kepada sesama. Mari kita manfaatkan momentum ini untuk mempererat persaudaraan dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Ahmad Baharudin di hadapan para jamaah.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Safari Ramadan juga menjadi sarana penting bagi pemerintah daerah untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. Dengan turun langsung ke desa-desa, pemerintah dapat mengetahui berbagai kebutuhan dan harapan warga.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun komunikasi yang lebih harmonis antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kami juga ingin mendengar langsung aspirasi yang berkembang di tengah warga,” tambahnya.
Pemkab Tulungagung berharap kegiatan Safari Ramadan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendukung pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai religius dan kebersamaan.
Suasana Safari Ramadan malam itu terasa hangat dan penuh kekhidmatan. Jamaah yang hadir mengikuti rangkaian acara dengan antusias, mulai dari sambutan, doa bersama, hingga tausiyah keagamaan.
Sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan penuh berkah ini, kegiatan juga diakhiri dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim. Bantuan tersebut menjadi simbol perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan sekaligus wujud nyata semangat berbagi di bulan Ramadan.
Melalui Safari Ramadan 1447 H ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan persaudaraan yang terjalin dapat terus terjaga, sehingga tercipta masyarakat yang rukun, harmonis, dan saling mendukung dalam pembangunan daerah. (*)


Tinggalkan Balasan