Komitmen Zero Halinar dan Penguatan Integritas Kembali Digaungkan dalam Apel Pagi Pegawai Rutan Salatiga
Laporan: Wahyu Widodo
SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM — Semangat membangun lingkungan pemasyarakatan yang bersih, disiplin, dan berintegritas terus digaungkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Salatiga. Hal itu terlihat dalam kegiatan apel pagi pegawai yang dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas IIB Salatiga, Bapak Anda Tunung Supiluhu, Senin (11/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman depan Rutan Salatiga sejak pukul 08.30 WIB tersebut diikuti seluruh jajaran pegawai dengan penuh kedisiplinan dan suasana khidmat. Barisan pegawai tampak berdiri rapi mengikuti jalannya apel pagi sebagai bentuk kesiapan menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan pemasyarakatan.
Dalam amanatnya, Kepala Rutan Salatiga memberikan penekanan serius terkait komitmen “Zero Halinar”, yakni upaya menciptakan lingkungan rutan yang bersih dari Handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba. Menurutnya, komitmen tersebut bukan sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan pengawasan yang konsisten oleh seluruh jajaran pegawai.
Beliau menegaskan, keberhasilan menciptakan situasi rutan yang aman dan kondusif sangat bergantung pada integritas dan kedisiplinan seluruh petugas dalam menjalankan tugas sehari-hari. Karena itu, setiap pegawai diminta untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dalam bekerja.
“Seluruh jajaran harus terus menjaga semangat kerja, disiplin, dan integritas dalam menjalankan tugas. Dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, kita dapat mewujudkan Rutan Salatiga menjadi lebih baik,” tegas Anda Tunung Supiluhu di hadapan peserta apel.
Tak hanya menyoroti soal Zero Halinar, Karutan juga mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan dan sinergi antarpegawai. Ia berharap seluruh jajaran mampu menjaga kekompakan serta membangun budaya kerja yang positif demi mendukung terciptanya institusi pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan dipercaya masyarakat.
Suasana apel pagi berlangsung penuh semangat. Para pegawai tampak antusias mengikuti setiap arahan yang disampaikan pimpinan. Momen tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kebersamaan antarpegawai di lingkungan Rutan Salatiga.
Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta apel bersama-sama meneriakkan yel-yel penyemangat yang menggema di halaman rutan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salam-salaman antarpegawai sebagai simbol kekompakan, solidaritas, dan terciptanya hubungan kerja yang harmonis di lingkungan Rutan Salatiga.
Melalui kegiatan apel rutin tersebut, Rutan Salatiga terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang disiplin, humanis, serta bebas dari berbagai pelanggaran demi mendukung reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan. (*)




Tinggalkan Balasan