Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Tulungagung Prioritaskan Keamanan Rumah Warga Saat Mudik

Laporan: Ninis Indrawati

TULUNGAGUNG | SUARAGLOBAL.COM – Menyambut arus mudik Lebaran 2026, Polres Tulungagung menggelar Operasi Ketupat Semeru 2026 dengan fokus pada pengamanan jalur mudik sekaligus perlindungan rumah warga yang ditinggalkan saat pulang kampung.

Kegiatan pengamanan tersebut diawali dengan apel gelar pasukan yang menandai kesiapan aparat kepolisian bersama unsur terkait dalam mengawal kelancaran perayaan Hari Raya Idulfitri. Operasi ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai Jumat (13/3/2026) hingga Rabu (25/3/2026).

Kapolres Tulungagung AKBP Ihram Kustarto mengatakan, sebanyak 397 personel diterjunkan dalam operasi tersebut. Rinciannya terdiri dari 268 anggota kepolisian serta 129 personel gabungan dari berbagai instansi pendukung.

Baca Juga:  Sekolah Rakyat Bukan Sekadar Wacana: Pemkab Cilacap Sediakan 5 Hektare Lahan di Majenang untuk Sekolah Rakyat, Ini Jelasnya

“Seluruh personel akan disebar untuk mengamankan jalur mudik, pusat keramaian, serta lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).

Untuk mendukung pelaksanaan operasi, Polres Tulungagung juga mendirikan sejumlah pos pengamanan. Satu pos pelayanan ditempatkan di kawasan GOR Lembu Peteng, sementara empat pos pengamanan lainnya berada di Kecamatan Besuki, Kecamatan Bandung, simpang empat Cuwiri Kecamatan Kauman, serta Terminal Gayatri.

Selain menjaga kelancaran lalu lintas, kepolisian juga memberikan perhatian khusus pada keamanan permukiman warga selama masa mudik. Kapolres menegaskan bahwa jajaran Polsek di seluruh wilayah Tulungagung telah diperintahkan untuk melakukan pendataan rumah warga yang ditinggalkan pemiliknya.

Baca Juga:  Akhirnya Kasus Penganiayaan David Chandra Di Buka Kembali Penyelidikannya, Terima Kasih Kapoldasu

Pendataan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah tindak kriminalitas, seperti pencurian rumah kosong selama libur Lebaran.

“Data rumah yang ditinggalkan mudik akan menjadi dasar bagi petugas untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di lingkungan tersebut,” jelas AKBP Ihram Kustarto.

Ia menambahkan, pengamanan juga melibatkan peran masyarakat melalui sistem keamanan lingkungan dan petugas pengamanan swakarsa di masing-masing wilayah.

Baca Juga:  Kapolda Cup 2025: Semangat Bhayangkara Menggelora di Lapangan Hijau, Turnamen Sepak Bola Jadi Perekat Soliditas Sambut Hari Bhayangkara ke-79

Dengan langkah tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan rasa aman tanpa harus khawatir terhadap kondisi rumah yang ditinggalkan.

Di sisi lain, Polres Tulungagung juga turut mendukung program mudik gratis bagi warga perantauan asal Tulungagung. Program ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan PCNU yang menyediakan armada bus dari Jakarta menuju Tulungagung.

Melalui Operasi Ketupat Semeru 2026, kepolisian berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum Lebaran dapat tetap terjaga sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman bersama keluarga. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!