Mudik Tanpa Macet! 1.447 Pemudik Merapat di Tanjung Emas dengan Kapal Perang KRI Banda Aceh-593
Laporan: Andi Saputra
SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Suasana Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang tampak berbeda dari biasanya, Rabu (18/3/2026). Ribuan pemudik yang menumpang Kapal Perang Republik Indonesia KRI Banda Aceh-593 akhirnya tiba dengan selamat setelah menempuh perjalanan laut dari Jakarta.
Wajah-wajah lelah langsung berubah menjadi senyum bahagia saat kaki mereka menginjak dermaga. Bagi para pemudik ini, perjalanan pulang kampung tahun ini terasa berbeda lebih aman, nyaman, dan tentu saja bebas biaya!
Kedatangan ribuan pemudik ini disambut langsung oleh Wali Kota Semarang bersama Komandan Pangkalan TNI AL Semarang Sabprowanto, serta jajaran Forkopimda.
Suasana haru pun tak terelakkan. Banyak pemudik yang tampak lega setelah terhindar dari kemacetan panjang jalur darat yang kerap menjadi “momok” setiap musim mudik Lebaran.
“Alhamdulillah, bisa pulang tanpa macet dan biaya mahal. Naik kapal juga nyaman,” ujar salah satu pemudik dengan wajah sumringah.
Program mudik gratis ini merupakan implementasi arahan Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali, yang menekankan pentingnya menghadirkan transportasi alternatif bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Tak hanya sekadar membantu masyarakat, program ini juga menjadi strategi cerdas untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalur darat yang kerap lumpuh saat arus mudik memuncak.
Dalam pelayaran kali ini, KRI Banda Aceh-593 mengangkut sekitar 1.447 pemudik serta 503 unit sepeda motor. Dari jumlah tersebut, sekitar 707 orang merupakan warga Semarang dan sekitarnya.
Kapal ini sebelumnya diberangkatkan dari Tanjung Priok Port pada Selasa (17/3/2026), sebagai bagian dari program mudik gratis TNI AL dengan rute Jakarta–Semarang–Surabaya.
Tak hanya itu, TNI AL juga membuka rute lain seperti Jakarta menuju Bangka Belitung, memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat untuk pulang kampung dengan aman.
Program mudik gratis via laut ini terbukti menjadi solusi efektif. Selain mengurangi beban jalan raya, pemudik juga bisa menikmati perjalanan yang lebih santai tanpa stres menghadapi kemacetan berjam-jam.
Dengan fasilitas yang memadai dan pengamanan dari TNI AL, perjalanan laut kini bukan lagi pilihan kedua—melainkan alternatif utama yang semakin diminati masyarakat.
Mudik pun tak lagi identik dengan lelah dan macet. Bersama TNI AL, pulang kampung kini terasa lebih mudah, aman, dan penuh kebahagiaan. (*)




Tinggalkan Balasan