Tradisi Sakral Brimob: 1.008 Bhayangkara Muda Disucikan, Siap Emban Tugas Negara
Laporan: Yopi
DEPOK | SUARAGLOBAL.COM – Suasana khidmat sekaligus penuh kebanggaan menyelimuti Lapangan Mako Korbrimob Polri, Kelapadua, Senin (16/3/2026). Sebanyak 1.008 Bhayangkara muda resmi menjadi bagian dari pasukan elite Korps Brimob Polri melalui Tradisi Kehormatan yang sarat makna dan nilai pengabdian.
Prosesi bergengsi ini dipimpin langsung oleh Dankorbrimob Polri, Komjen Pol. Ramdani Hidayat, dan dihadiri jajaran pejabat utama Korbrimob. Momentum ini menjadi titik awal perjalanan panjang para personel muda dalam mengemban tugas negara.
Sejak awal acara, nuansa sakral langsung terasa. Bunyi trompet menggema, menandai dimulainya tradisi. Para Bhayangkara muda kemudian melakukan cium bumi Bhayangkara sebuah simbol kecintaan mendalam terhadap tanah air dan kesatuan.
Tak berhenti di situ, perwakilan personel maju ke depan untuk mengikuti inti prosesi. Momen semakin haru saat Dankorbrimob melakukan penyiraman air bunga, yang melambangkan penyucian diri sekaligus kesiapan mental dan moral dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
Puncak tradisi terjadi saat para Bhayangkara muda melakukan penciuman Pataka Korps Brimob Polri “Satya Cakti Yanottama”. Pataka tersebut bukan sekadar simbol, melainkan lambang kesetiaan, kehormatan, dan komitmen total kepada institusi, masyarakat, bangsa, dan negara.
Dari total 1.008 personel yang diterima, terdiri dari lima Perwira Akpol, tiga Perwira SIPSS, 25 Bintara Polwan, 522 Bintara Polki, serta 453 Tamtama. Mereka adalah putra-putri terbaik bangsa yang telah melewati proses pendidikan ketat dan kini siap terjun di medan tugas.
Dalam arahannya, Dankorbrimob menegaskan bahwa menjadi anggota Brimob bukanlah pekerjaan biasa.
“Di pundak saudara terdapat harapan masyarakat, kepercayaan negara, dan kehormatan institusi. Pegang teguh nilai-nilai Satya Haprabu,” tegasnya.
Ia juga optimistis generasi baru ini mampu menjadi pilar masa depan Brimob yang tangguh, profesional, modern, dan terpercaya.
Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh Bhayangkara muda, dilanjutkan sesi foto bersama di depan Gedung Mako Korbrimob menjadi simbol kebanggaan sekaligus awal perjalanan pengabdian mereka.
Tradisi Kehormatan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah gerbang awal bagi para personel baru untuk memasuki dunia pengabdian sebagai pasukan elite Polri yang siap menghadapi berbagai tantangan demi menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kini, 1.008 Bhayangkara muda telah resmi berdiri di barisan depan siap mengabdi tanpa ragu, menjaga negeri dengan sepenuh jiwa. (*)




Tinggalkan Balasan