Laporan: Wahyu Widodo

KAB. SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM — Aksi nyata menjaga alam kembali ditunjukkan prajurit TNI. Kali ini, jajaran Kodim 0714/Salatiga turun langsung “berperang” melawan enceng gondok yang selama ini menjadi momok di kawasan Rawa Pening.

Bertempat di Desa Rowoboni, Kecamatan Banyubiru, Selasa (07/04/26), para anggota TNI dengan penuh semangat menyisir permukaan danau, mengangkut gulma air yang tumbuh liar dan kian mengancam kelestarian ekosistem rawa.

Tak sekadar kegiatan biasa, aksi bersih-bersih ini dilakukan secara rutin setiap hari. Para prajurit memanfaatkan ponton bantuan dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) untuk mempercepat proses pengangkutan enceng gondok yang menutupi permukaan air.

Baca Juga:  Bandara Ahmad Yani Semarang Raih ASEAN Energy Awards 2025, Bukti Nyata Komitmen Eco-Airport

Enceng gondok sendiri bukan sekadar tanaman liar biasa. Jika dibiarkan, pertumbuhannya yang tak terkendali bisa mengganggu sirkulasi air, merusak habitat alami, hingga menghambat aktivitas warga mulai dari nelayan hingga sektor pariwisata yang menjadi andalan daerah.

Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam menjaga lingkungan sekaligus mendorong potensi wisata daerah.

Baca Juga:  Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jadi Penopang Kenaikan Ekonomi Triwulan II-2019

“Rawa Pening ini punya nilai strategis, baik dari sisi ekologi maupun ekonomi. Harus dijaga bersama agar tetap lestari dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan kerja keras yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan, kondisi perairan Rawa Pening diharapkan semakin membaik. Air yang lebih bersih tak hanya menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi sektor wisata untuk berkembang.

Baca Juga:  Menginspirasi: Fauzan Adhim, Ketua KPU yang Berdedikasi pada Ilmu Pengetahuan

Warga Desa Rowoboni pun menyambut positif langkah tersebut. Mereka mengaku sangat terbantu dengan kehadiran TNI yang konsisten membersihkan danau kebanggaan mereka.

“Semoga terus berlanjut, karena ini sangat bermanfaat bagi kami,” ujar salah satu warga.

Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan positif. Rawa Pening bukan hanya dijaga, tetapi juga dipersiapkan menjadi destinasi wisata alam yang semakin memikat di Kabupaten Semarang. (*)