Ajang Unjuk Bakat! Lomba E-Sport Resmi Digelar, Kapolres Salatiga Tekankan Produktivitas dan Sportivitas Generasi Muda

Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Semangat anak muda menggema di jantung Kota Salatiga. Ratusan pasang mata tertuju pada layar pertandingan saat Kapolres Salatiga, AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H., secara resmi membuka Lomba E-Sport di Museum Polres Salatiga, Jalan Diponegoro, Sabtu (25/04/2026).

Kegiatan yang digelar selama dua hari hingga Minggu (26/04/2026) ini langsung menyedot perhatian publik. Sebanyak 42 tim dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga komunitas gamer ambil bagian dalam ajang adu strategi dan ketangkasan tersebut.

Dua gim populer yang dipertandingkan, yakni Mobile Legends: Bang Bang dan PUBG: Battlegrounds, menjadi magnet utama. Sorak-sorai penonton yang memadati lokasi yang diperkirakan mencapai lebih dari 300 orang menciptakan atmosfer layaknya turnamen profesional.

Baca Juga:  Jelang Ramadan dan Mudik Lebaran 2026, Kominfo Jatim Siapkan Strategi Informasi Publik untuk Jutaan Pemudik

Tak sekadar hiburan, kegiatan ini membawa misi besar. Dalam sambutannya, Kapolres Salatiga menegaskan bahwa lomba E-Sport merupakan bentuk pendekatan humanis Polri dalam membina generasi muda.

“Melalui lomba E-Sport ini, kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minatnya secara positif, sekaligus menjauhkan dari aktivitas negatif yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” ungkap AKBP Ade Papa Rihi.

Ia juga menekankan bahwa dunia digital harus dimanfaatkan secara bijak. Menurutnya, E-Sport bukan sekadar permainan, melainkan dapat menjadi sarana pengembangan kemampuan berpikir strategis, kerja sama tim, hingga peluang karier di masa depan.

Baca Juga:  Sinergi Polsek Ngemplak dan Satlantas Boyolali untuk Kelancaran Festival Waduk Cengklik

Lebih jauh, Kapolres mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas dan disiplin dalam setiap pertandingan. Ia berharap ajang ini menjadi wadah mempererat silaturahmi, tidak hanya antar peserta, tetapi juga antara masyarakat dengan institusi kepolisian.

“Menang atau kalah adalah hal biasa. Yang terpenting adalah semangat kebersamaan, kejujuran, dan menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman berharga,” tambahnya.

Kemeriahan lomba terlihat dari antusiasme peserta yang tampil penuh percaya diri. Setiap pertandingan berlangsung sengit, menampilkan strategi matang dan koordinasi tim yang solid. Dukungan penonton pun tak henti-hentinya mengalir, menambah semangat para pemain di arena.

Baca Juga:  Kakanwil Ditjenpas Jateng Lantik 18 Pejabat Baru: Wujudkan Adaptasi dan Kembangkan Potensi

Melalui kegiatan ini, Polres Salatiga berharap dapat terus menjadi bagian dari solusi dalam membentuk generasi muda yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing di era digital. Lebih dari itu, keterlibatan aktif pemuda juga diharapkan mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Ajang ini bukan hanya tentang permainan, tetapi juga tentang masa depan generasi di mana teknologi, kreativitas, dan kebersamaan bertemu dalam satu panggung kompetisi yang inspiratif. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!