Sulap Meja Bekas Jadi Kebun Hidroponik, SDN Ngagel 1 Surabaya Tampil Inovatif di Lahan Sempit

Laporan: Iswahyudi Artya

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Keterbatasan lahan seringkali menjadi alasan mandeknya kegiatan berkebun di lingkungan sekolah. Namun tidak bagi SDN Ngagel 1 Surabaya. Dengan ide segar dan semangat gotong royong, sekolah ini justru mampu menyulap meja bekas menjadi kebun hidroponik mini yang fungsional dan edukatif.

Inovasi ini langsung mencuri perhatian. Meja-meja tak terpakai yang sebelumnya hanya menjadi barang usang kini disulap menjadi media tanam yang praktis. Disusun rapi, meja-meja tersebut menjelma menjadi area hijau di tengah keterbatasan ruang, menghadirkan suasana asri di lingkungan sekolah.

Baca Juga:  Apel Gabungan HPSN 2026, Kasdim 0714/Salatiga Ajak Warga Jadikan Bersih Kota Sebagai Budaya

Tak hanya sekadar estetika, fungsi juga diperhitungkan. Bagian bawah meja dimanfaatkan secara cerdas sebagai tempat penyimpanan pupuk dan peralatan berkebun. Dengan konsep ini, seluruh aktivitas bercocok tanam menjadi lebih ringkas, efisien, dan mudah dijangkau oleh siswa.

Ketua Komite Sekolah, Diyah Ratnasari, mengungkapkan bahwa inovasi ini membawa dampak positif dalam proses belajar mengajar. Menurutnya, penggunaan meja sebagai media tanam membuat siswa lebih nyaman saat mengamati pertumbuhan tanaman.

Baca Juga:  Dari Kelas ke Komunitas: Polres Tanjung Perak Cetak Pelajar Jadi Duta Anti-Kenakalan Remaja

“Dengan meja sebagai media tanam, siswa bisa melihat tanaman dari berbagai sudut. Ini membuat pembelajaran lebih nyaman dan efektif,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Gagasan brilian ini berawal dari ide Kepala Sekolah, Karina Trianawati. Bersama para guru, ia menggerakkan kolaborasi berbasis gotong royong untuk mewujudkan kebun hidroponik sederhana namun berdampak besar.

Lebih dari sekadar mempercantik sekolah, program ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual. Siswa diajak terlibat langsung dalam proses menanam, merawat tanaman, hingga memahami pentingnya menjaga lingkungan. Bahkan, konsep ketahanan pangan pun mulai dikenalkan sejak dini melalui kegiatan ini.

Baca Juga:  Warga dan Pengusaha Bandungan Klarifikasi Pemberitaan Di Sejumlah Media Online Yang Tidak Berimbang

Mini kebun hidroponik tersebut kini menjadi “laboratorium hidup” bagi siswa. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik nyata yang membangun kepedulian terhadap alam dan keberlanjutan.

Langkah kreatif SDN Ngagel 1 Surabaya ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berinovasi. Dengan memanfaatkan barang bekas, sekolah ini berhasil menghadirkan solusi cerdas yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar siswa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!