Dorong Dampak Lebih Luas, Yayasan Jallu Nusantara Indonesia Gelar Evaluasi Berkala

Laporan: Wahyu Widodo

KAB. SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen memperkuat kinerja dan memperluas dampak lembaga terus ditegaskan Yayasan Jallu Nusantara Indonesia. Hal itu tercermin dalam rapat evaluasi berkala yang digelar pada Jumat, 1 Mei 2026, di Hotel Kencana Inn Bandungan Kabupaten Semarang.

Rapat yang dihadiri jajaran pengurus yayasan serta perwakilan lembaga di bawah naungannya ini menjadi forum strategis untuk membedah capaian sekaligus mengukur progres program kerja yang telah berjalan.

Tak sekadar rutinitas, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memastikan arah organisasi tetap berada di jalur yang tepat. Tiga lembaga utama di bawah yayasan pun tampil memaparkan laporan kinerja secara komprehensif.

Sorotan pertama datang dari Jallu Law School. Lembaga ini menunjukkan perkembangan signifikan, khususnya dalam bidang pendidikan, pelatihan, hingga publikasi ilmiah. Dalam forum tersebut, Jallu Law School juga meluncurkan tujuh modul pembelajaran baru sebagai bagian dari penguatan kurikulum.

Baca Juga:  Polsek Pakal Ungkap Penjualan Miras Ilegal di Lakarsantri, Puluhan Botol Arak Bali Diamankan

Menariknya, salah satu modul unggulan bertajuk Pendidikan Anti Korupsi diserahkan secara simbolis kepada M. Yusuf Khummaini. Langkah ini menjadi bentuk nyata komitmen dalam mendukung gerakan antikorupsi di tengah masyarakat.

Sementara itu, Rumah Bantuan Hukum Jallu tak kalah mencuri perhatian. Lembaga ini melaporkan capaian membanggakan di bidang pelayanan hukum. Sepanjang periode berjalan, mereka telah memberikan pendampingan litigasi gratis kepada 19 masyarakat pencari keadilan.

Tak hanya itu, dua kegiatan penyuluhan hukum tanpa biaya juga berhasil diselenggarakan, mempertegas peran lembaga ini dalam memperluas akses keadilan bagi masyarakat.

Baca Juga:  500 RW Bersatu, Kriminalitas Surut: Strategi Keamanan Surabaya Makin Solid

Di sisi lain, Kantor Hukum Jallu & Associates menunjukkan kinerja impresif. Dalam kurun waktu sekitar enam bulan terakhir, lembaga ini telah menangani sebanyak 150 kasus.

Lebih dari itu, mereka juga berhasil menjalin kerja sama strategis dengan enam perusahaan sebagai penyedia layanan legal corporate, memperkuat posisi lembaga di ranah profesional.

Ketua Yayasan Jallu Nusantara Indonesia, Nurrun Jamaludin, dalam sambutannya menegaskan bahwa rapat evaluasi ini memiliki peran krusial dalam menjaga kualitas kinerja lembaga.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja serta progres lembaga-lembaga yang ada.

Baca Juga:  Dua Residivis Curanmor Jeblos ke Penjara Usai Pembobolan di Surabaya

Jamaludin pun memberikan apresiasi atas capaian ketiga lembaga yang dinilai menunjukkan perkembangan luar biasa. Namun, ia mengingatkan bahwa konsistensi dalam evaluasi harus terus dijaga.

Menurutnya, hal tersebut penting agar arah gerak yayasan tetap terkontrol dan mampu memberikan dampak yang lebih luas di masa mendatang.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen seluruh pengurus dalam mewujudkan visi besar yayasan melalui kerja nyata dan dedikasi berkelanjutan.

“Seluruh capaian ini harus terus kita jaga dan tingkatkan. Dengan komitmen bersama, kita optimis Yayasan Jallu Nusantara Indonesia dapat terus memberikan manfaat nyata sesuai dengan slogan kita, dari hukum untuk kemanusiaan, dari ilmu untuk peradaban,” tegasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!