Hardiknas 2026: Ketua Fraksi PKS Jateng Tekankan Peran Pemuda Berilmu dalam Pembangunan

Laporan: Wahyu Widodo

JAWA TENGAH | SUARAGLOBAL.COM – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan sebagai momentum penting untuk menegaskan kembali peran strategis generasi muda dalam pembangunan daerah. Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah, Muhammad Afif, menegaskan bahwa pemuda berilmu merupakan kunci utama dalam mendorong kemajuan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Jawa Tengah.

Dalam suasana reflektif Hardiknas, isu bonus demografi menjadi sorotan utama. Jawa Tengah dinilai memiliki peluang besar untuk melompat lebih maju apabila generasi mudanya mampu mengoptimalkan potensi melalui pendidikan yang berkualitas. Penguatan karakter dan intelektualitas, baik di kalangan pelajar maupun pemuda Karang Taruna, disebut sebagai fondasi penting dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Afif menekankan bahwa pendidikan harus menjadi prioritas utama bagi generasi muda. Ia menyebut pendidikan sebagai “hulu” dari seluruh proses kemajuan sosial dan ekonomi. Menurutnya, tanpa semangat belajar yang kuat, transformasi pembangunan akan sulit tercapai.

Baca Juga:  Presentasi Budaya Samin, Bupati Blora Ditetapkan Penerima Anugerah Kebudayaan PWI 2026

“Pendidikan adalah pintu awal dari segala kemajuan. Jika pemuda ingin membawa perubahan, maka kuncinya ada pada kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan diri,” tegas Afif.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi bersama pelajar dan Karang Taruna Banyumanik pada Sabtu (2/5/2026). Dalam kesempatan itu, Afif juga menegaskan bahwa pendidikan bukan satu-satunya faktor kesuksesan, namun hampir seluruh keberhasilan berawal dari proses belajar yang konsisten.

Ia turut mengutip pesan bijak Imam Syafi’i untuk memperkuat pandangannya tentang pentingnya ilmu pengetahuan.

“Barangsiapa yang menginginkan kesuksesan di dunia maka hendaklah dengan ilmu, barangsiapa yang menginginkan kesuksesan di akhirat maka hendaklah dengan ilmu, dan barangsiapa yang menginginkan keduanya, maka hendaklah dengan ilmu pula. Artinya ilmu adalah kunci kesuksesan di segala dimensi,” jelasnya.

Baca Juga:  Surabaya Terdepan Raih Adiwiyata 2025, 30 Sekolah Borong Penghargaan Nasional

Lebih jauh, Afif menyoroti masa muda sebagai fase paling krusial dalam kehidupan seseorang. Ia menggambarkan masa muda sebagai periode emas yang penuh energi, kekuatan, dan peluang besar untuk berkembang. Oleh karena itu, ia mengingatkan para pemuda agar tidak menyia-nyiakan waktu dengan aktivitas yang tidak bermanfaat.

“Masa muda adalah kesempatan luar biasa yang tak datang dua kali, penuh kekuatan dan vitalitas maka anda semua harus menghargi dan mempergunakannya untuk menuntut ilmu dan pengembangan diri untuk meraih masa depan yang cerah dan mebahagiakan, hindari dan tinggalkan segala kegiatan dan aktivitas yang tidak bermanfaat dan yang menghambat semangat belajar dan pengembangan diri,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya keberanian untuk mencoba dan berusaha maksimal sejak usia muda.

“Banyak potensi luar biasa besar jika kita berilmu, kita tidak ingin di hari tua nanti menyesal tidak pernah mencoba, tidak berusaha maksimal di masa muda,” imbuhnya.

Baca Juga:  Peran Keluarga dalam Pemulihan: RSUD dr. Iskak Tetapkan Prosedur Kunjungan di Balai Rehabilitasi Napza

Menurut Afif, investasi terbaik yang dapat dilakukan generasi muda saat ini adalah investasi pada ilmu pengetahuan. Dengan bekal tersebut, mereka tidak hanya mampu membangun masa depan pribadi yang lebih baik, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat daya saing daerah.

Ia berharap kesadaran kolektif untuk terus belajar dan berkembang dapat tumbuh di kalangan pemuda Jawa Tengah. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya menjadi penerus, tetapi juga motor penggerak pembangunan yang mampu menjawab tantangan zaman.

“Dengan kesadaran untuk terus belajar, generasi muda tidak hanya menjamin masa depannya sendiri, tapi juga menjadi motor penggerak yang memperkuat daya saing Jawa Tengah di masa depan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!