Lapas Purwodadi Gandeng IPWL Al Ma’laa Gelar Program Pasca Rehabilitasi bagi Warga Binaan, Kalapas Purwodadi Dorong WBP Lebih Produktif dan Mandiri
Laporan: Bayu S
GROBOGAN | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen dalam membangun kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan terus diperkuat oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi. Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Program Pasca Rehabilitasi Sosial Pemasyarakatan Tahun 2026 bekerja sama dengan IPWL Al Ma’laa, Kamis (07/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kunjungan Lapas Kelas IIB Purwodadi tersebut dimulai pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh 20 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Seluruh rangkaian acara berjalan tertib, aman, dan lancar dengan penuh antusias dari para peserta.
Program pasca rehabilitasi ini menjadi bagian dari langkah strategis pembinaan berkelanjutan yang dilakukan Lapas Purwodadi dalam membantu warga binaan menjalani proses pemulihan sekaligus mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
Mengusung tema “Upaya Produktif, Mandiri & Berfungsi”, kegiatan ini difokuskan untuk membentuk karakter warga binaan agar memiliki kemampuan meningkatkan kualitas diri, membangun kemandirian, serta mampu menjalankan fungsi sosial secara positif setelah bebas nantinya.
Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, menegaskan bahwa program pasca rehabilitasi memiliki peran penting dalam mencegah warga binaan kembali terjerumus ke dalam perilaku negatif maupun penyalahgunaan narkotika.
Menurutnya, pembinaan tidak hanya berhenti pada proses rehabilitasi semata, namun juga harus dilanjutkan dengan pendampingan yang terarah agar warga binaan benar-benar siap menjalani kehidupan baru yang lebih baik.
“Melalui kerja sama dengan IPWL Al Ma’laa, diharapkan warga binaan memperoleh pendampingan yang maksimal sehingga mampu menjadi pribadi yang lebih produktif, mandiri, dan bermanfaat setelah kembali ke masyarakat,” ujar Erik.
Ia juga menambahkan bahwa program pembinaan semacam ini merupakan bagian dari aksi perubahan yang terus digalakkan Lapas Purwodadi dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang humanis, edukatif, dan berorientasi pada pemulihan.
Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan pendampingan sosial dan motivasi yang diarahkan untuk membangun pola pikir positif, meningkatkan rasa percaya diri, serta memperkuat kesiapan mental menghadapi kehidupan sosial setelah menjalani masa pidana.
Sinergi antara Lapas Purwodadi dan IPWL Al Ma’laa dinilai menjadi langkah konkret dalam mendukung keberhasilan program pemasyarakatan, khususnya bagi warga binaan yang membutuhkan rehabilitasi dan pembinaan lanjutan.
Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan warga binaan, kegiatan ini juga menjadi upaya nyata menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih produktif dan berdaya guna.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh proses dilakukan secara kondusif dan terdokumentasi sebagai bagian dari laporan kegiatan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Lapas Purwodadi berharap melalui program ini, warga binaan tidak hanya mampu meninggalkan masa lalu yang negatif, tetapi juga memiliki bekal keterampilan, mental, dan kepercayaan diri untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, mandiri, serta memberi manfaat positif bagi masyarakat setelah bebas nanti. (*)




Tinggalkan Balasan