Libur Sekolah Jadi Momentum Emas, Kadindik Jatim Dorong Guru Terus Belajar dan Berinovasi

Laporan: Ninis Indrawati
GRESIK | SUARAGLOBAL COM – Masa libur sekolah bukan berarti aktivitas belajar ikut berhenti. Justru di balik jeda kegiatan belajar mengajar, para guru didorong memanfaatkan waktu untuk meningkatkan kualitas diri agar semakin siap menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, saat mengunjungi SMAN 1 Gresik. Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh tenaga pendidik menjadikan masa liburan sebagai momentum memperkuat kompetensi, memperluas wawasan, sekaligus menyiapkan berbagai inovasi pembelajaran menjelang tahun ajaran baru.
Menurut Aries, seorang guru memiliki peran strategis dalam membentuk generasi masa depan. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan dan profesionalisme tidak boleh berhenti hanya karena kalender akademik memasuki masa libur.
“Guru harus menjadi pembelajar sepanjang hayat. Dunia pendidikan terus berkembang, sehingga peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan agar kualitas pembelajaran semakin baik,” ujar Aries.
Ia menjelaskan, perubahan teknologi, perkembangan ilmu pengetahuan, hingga karakter peserta didik yang terus berubah menuntut guru untuk selalu adaptif. Karena itu, masa libur sekolah dapat dimanfaatkan mengikuti pelatihan, lokakarya, komunitas belajar, seminar pendidikan maupun diskusi profesional.
Menurutnya, kegiatan tersebut akan memperkaya wawasan sekaligus menghadirkan berbagai metode pembelajaran baru yang lebih kreatif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital.
Apresiasi Semangat Guru SMAN 1 Gresik
Dalam kunjungannya, Aries juga memberikan apresiasi kepada para guru SMAN 1 Gresik yang tetap menunjukkan semangat tinggi dalam mengembangkan kompetensi meski sedang memasuki masa libur sekolah.
Ia menilai komitmen para pendidik yang aktif mengikuti berbagai program pengembangan diri menjadi bukti nyata dedikasi mereka dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi para siswa.
Menurut Aries, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum maupun fasilitas sekolah, tetapi sangat bergantung pada kualitas guru sebagai ujung tombak proses pembelajaran.
Karena itu, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur terus mendorong seluruh tenaga pendidik meningkatkan kemampuan di bidang pedagogik, penguasaan teknologi informasi, hingga penerapan metode pembelajaran yang inovatif, kreatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Budaya Belajar Guru Jadi Inspirasi
Aries menilai budaya belajar yang tumbuh di lingkungan SMAN 1 Gresik layak dijadikan contoh bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Timur.
Menurutnya, semangat para guru untuk terus belajar merupakan modal penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas, kompetitif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Ia berharap budaya belajar tersebut terus dipelihara sehingga tidak hanya menjadi kebiasaan sesaat, tetapi menjadi bagian dari kehidupan profesional setiap pendidik.
“Kami ingin budaya belajar menjadi bagian dari kehidupan para guru. Ketika guru terus berkembang, peserta didik akan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih baik dan pendidikan di Jawa Timur akan semakin maju,” tegasnya.
Siapkan Guru Profesional Hadapi Era Digital
Aries optimistis, penguatan kompetensi guru yang dilakukan secara berkelanjutan akan melahirkan tenaga pendidik yang semakin profesional, inovatif, dan mampu mengikuti pesatnya perkembangan teknologi pendidikan.
Menurutnya, guru masa kini tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga harus mampu memanfaatkan teknologi digital, membangun pembelajaran yang interaktif, serta menciptakan suasana kelas yang mendorong peserta didik berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif.
Melalui komitmen tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur berharap kualitas pendidikan di seluruh daerah terus meningkat. Guru yang terus belajar diyakini akan melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan di tengah era transformasi digital yang semakin dinamis. (*)








Tinggalkan Balasan