Brigjen Pol. Badya Wijaya Mengapresiasi 3 Pilar Simokerto Saat Kunjungi Kampung Inovatif Tambak Segaran Surabaya

Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM  – Hujan gerimis yang mengguyur Kota Surabaya pada Minggu (8/12) malam, tak menyurutkan langkah Brigjen. Pol. Badya Wijaya, S.H., M.H., Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri, untuk melanjutkan tugasnya mengunjungi Kampung Inovatif Kreatif RW 3 Tambak Segaran, Kelurahan Tambak Rejo, Kecamatan Simokerto Surabaya.

Baca Juga:  Guru Penggerak Angkatan 10 Resmi Dikukuhkan, Plt. Bupati Sidoarjo Dorong Transformasi Pendidikan Berbasis Karakter

Setibanya di lokasi, Brigjen Pol. Badya disambut hangat oleh jajaran kepolisian dan tokoh masyarakat, termasuk Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Asep I. Rosadi, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, Kasat Binmas Polrestabes Surabaya Kompol Joes Indra Lana Wira.

Kemudian Kapolsek Simokerto Kompol Didik Triwahyudi, Camat Simokerto Noervita Amin, dan Danramil Simokerto Mayor Inf Budi Hermanto. Kehadiran Brigjen Pol. Badya juga disambut oleh Ketua RW 3 Aipda Joko bersama para ketua RT, tokoh masyarakat, dan remaja setempat yang membawakan tari remo tradisional khas Surabaya.

Baca Juga:  Diresmikan Tapi Tak Berjalan, Koperasi Merah Putih Perlu Sinergi dan SDM Mumpuni

Sorotan utama kunjungan ini adalah demonstrasi keamanan yang dilakukan oleh anggota Linmas kampung. Mereka mempraktikkan cara menangkap pelaku kejahatan menggunakan tongkat besi sepanjang 2,5 meter.

Sistem keamanan inovatif lainnya juga diperlihatkan, seperti alarm darurat di setiap sudut gang yang dapat digunakan untuk memberi peringatan jika terjadi gangguan keamanan, kebakaran, atau bencana lainnya.

Baca Juga:  Penemuan Tragis! Jasad Bayi Ditemukan Terkubur di Lahan Tidak Terurus, Terduga Pelaku Berhasil Diamankan Polisi Tak Jauh dari Lokasi

Brigjen Pol. Badya juga terkesima melihat kreativitas warga, terutama ibu-ibu yang menghasilkan batik tulis untuk menambah penghasilan.

Selain itu, warga RW 3 mengolah limbah rumah tangga menjadi air bersih yang digunakan untuk kolam terapi ikan dan menyiram tanaman hidroponik, seperti bayam Brazil. Kampung ini juga memiliki budidaya ikan lele dengan kapasitas hingga 3.000 ekor yang hasil panennya dinikmati oleh seluruh warga.

Baca Juga:  Rakornas 2026 Jadi Momentum, Pemkab Tulungagung Satukan Arah Pembangunan Nasional

Di akhir kunjungan, Brigjen Pol. Badya memberikan bantuan kepada anak penyandang disabilitas di Tambak Segaran. Dalam pidatonya di Balai RW 3, ia menyampaikan apresiasi mendalam.

“Saya sampai tidak bisa berkata-kata. Semua pihak luar biasa, dari Kapolsek, Danramil, Bu Camat, hingga warga dan pengurus kampung. Hebat sekali,” ungkapnya penuh haru.

Baca Juga:  Tanpa Korupsi, Tanpa Diskriminasi! Pelayanan Prima Jadi Harga Mati, Rutan Salatiga Deklarasi Pakta Integritas

Kunjungan ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan kampung yang inovatif, mandiri, dan aman.

Kampung RW 3 Tambak Segaran tak hanya inspiratif bagi Surabaya, tetapi juga menjadi contoh nasional bagaimana kreativitas dan kerja sama dapat menghadirkan perubahan nyata. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!