Laporan: Ninis Indrawati

LUMAJANG  – Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, jajaran Forkopimda Lumajang bersama masyarakat Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, menggelar penanaman pohon di Sumber Klerek.

Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan lingkungan dan menjaga kelestarian sumber mata air.

Baca Juga:  Polres Tulungagung Tingkatkan Kesiapsiagaan Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Kapolres Lumajang, AKBP Mohammad Zainur Rofik, yang diwakili oleh Kabag SDM Polres Lumajang, Kompol Diding Wahyudi, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan penghijauan ini.

\”Kami sangat mengapresiasi inisiatif pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Penanaman pohon ini tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga menjadi contoh yang baik bagi generasi muda,\” ujar Kompol Diding, Senin (9/12).

Baca Juga:  Ungkap Proses Identifikasi Korban ATR 42-500, Biddokkes Polda Sulsel Pastikan Penanganan Profesional dan Akuntabel

Kompol Diding juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

\”Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Selain itu, kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sekitar sumber air,\” imbuhnya.

Baca Juga:  Dorong Swasembada Energi, Muh Haris Tekankan Pentingnya Penguatan Infrastruktur dan Investasi Terarah

Dalam kesempatan yang sama, Pj. Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, juga menyampaikan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

\”Penghijauan ini merupakan salah satu upaya kita untuk mengatasi masalah lingkungan seperti kekeringan dan banjir. Selain itu, kita juga meluncurkan Sekolah Edukasi Sampah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah,\” kata Indah.

Baca Juga:  Polres Blitar Bagi 4 Ton Beras Murah di Dua Kecamatan, Harga Cuma Rp12 Ribu per Kilo

Meskipun kegiatan penghijauan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, namun masih ada beberapa tantangan yang harus dihadapi.

Salah satunya adalah kemungkinan bibit pohon yang baru ditanam dicabuti kembali oleh warga.

Baca Juga:  Sindikat Penipuan Online Modus Jual Beli Mobil Berhasil Dibongkar Polda Jatim, 11 Tersangka dan Barang Bukti Diamankan 

Untuk mengatasi masalah ini, pihak terkait akan melakukan koordinasi dengan Linmas dan Babinkamtibmas untuk mengamankan bibit pohon yang sudah ditanam.

Selain itu, kebiasaan warga membuang sampah sembarangan juga menjadi salah satu tantangan.

Baca Juga:  Kado Lebaran Istimewa! PGMI UIN Salatiga Sabet Akreditasi Unggul

Untuk mengatasi masalah ini, perlu dilakukan sosialisasi secara terus-menerus kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan adanya kegiatan penghijauan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

Baca Juga:  Tidur Nyenyak Berujung Panik! Pria di Salatiga Terjepit Kursi Besi, Damkar Turun Tangan Lakukan Evakuasi 

Selain itu, diharapkan juga dapat memperbaiki kualitas lingkungan dan meningkatkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat. (*)