Ungaran,beritaglobal.net – Menjamurnya media cetak dan online di tanah air turut membuka peluang siapa saja menjadi wartawan. Malah di salah satu desa di Kecamatan Bawen,  Kabupaten Semarang, seorang kepala desa (kades)  memiliki kartu pers/wartawan. Ia adalah LL  salah satu kades di Kecamatan Bawen.

Baca Juga:  Presiden RI Joko Widodo, Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2018

Seperti yang beredar di beberap group whatssAp , LL tampak memampang kartu pers.
“Menjadi tanda tanya banyak pihak, mengapa LL yang seorang kades yang kapasitasnya memimpin di Desanya kok malah menjadi wartawan,” ungkap Shodiq seorang aktifis LSM ICI Jawa Tengah , kepada beritaglobal.net, Jumat, (25/05/2018).

Baca Juga:  Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Tahun 2019, Kapolres Temanggung Sampaikan Penurunan Data Laka Lantas

Kata Shodiq  ini, patut dicurigai berbagai program yang sedang berjalan, termasuk ADD (Anggaran Dana Desa) dan DD (Dana Desa) yang dilaksanakan hendaknya diaudit oleh pihak terkait, karena dikhawatirkan KTA yang dimiliki bersangkutan hanya dijadikan sebagai tameng.

Baca Juga:  Wali Kota Salatiga Robby Hernawan Jajal Maxus 9: Mobil Listrik Mewah Tanpa Sentuh APBD

Karena yang bersangkutan kapasitasnya adalah seorang kades bukan melakukan peliputan berita/kegiatan jurnalistik sebagaimana layaknya seorang wartawan.(Agus S)