Anak Belajar Tanpa Rasa Waswas, Wabup Sidoarjo Ambil Langkah Cepat

Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait kondisi bangunan sekolah yang dinilai membahayakan keamanan siswa. Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, meninjau langsung SD Negeri Jatikalang di Kecamatan Prambon, Selasa (13/1/2026), setelah muncul kekhawatiran akan kerusakan fasilitas sekolah yang berpotensi roboh.

Dalam peninjauan di lokasi, Wabup menemukan sejumlah kerusakan serius di beberapa bagian bangunan sekolah. Struktur atap tampak rapuh dan lapuk dimakan usia, kusen jendela mulai keropos, serta sejumlah fasilitas penunjang pendidikan tidak lagi memenuhi standar keamanan. Usia gedung yang sudah puluhan tahun tanpa renovasi besar menjadi salah satu penyebab utama.

Baca Juga:  DPRD Jatim Tekan Gas Reformasi BUMD: Perketat Pengawasan, Perkuat Kinerja, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

“Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman. Jangan sampai anak-anak terancam keselamatannya karena bangunan yang tidak layak,” tegas Mimik Idayana saat berdialog dengan guru serta warga setempat.

Pihak sekolah mengaku kondisi tersebut sudah lama menjadi kekhawatiran. Kepala SDN Jatikalang, Andriyanto, mengatakan bahwa kerusakan bangunan terutama terasa saat musim hujan dan angin kencang.

“Kami selalu waswas. Respons cepat dari Ibu Wakil Bupati tentu sangat melegakan bagi kami,” ungkapnya.

Baca Juga:  Mantra Sadar di Tengah Badai: dr. Herbet Sidabutar Ajak Warga Rawat Jiwa lewat Kesadaran Diri

Peninjauan itu juga dihadiri Anggota DPRD Sidoarjo, Ning Irda. Dalam kesempatan tersebut, keduanya menyepakati langkah koordinatif untuk mempercepat perbaikan sarana pendidikan di SDN Jatikalang. Beberapa pekerjaan langsung dibagi, mulai dari perbaikan akses jalan, penataan halaman sekolah, hingga penyusunan rencana revitalisasi ruang belajar.

Wabup Sidoarjo juga langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Tirto Adi, M.Pd., guna memastikan langkah teknis dan penganggaran dapat segera direalisasikan. Pemkab menargetkan proses perbaikan dapat masuk dalam program prioritas agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berlangsung dengan aman.

Baca Juga:  Aksi Damai PMII Surabaya Selatan di Kantor Pertamina:  Desak Transparansi Hasil Audit SPBU

Kepala Desa Jatikalang, Budi Utomo, berharap kunjungan tersebut menjadi titik awal perubahan signifikan, mengingat sekolah tersebut belum pernah tersentuh revitalisasi besar sejak berdiri.

“Bangunan ini sudah lama berdiri dengan kondisi hampir tidak berubah. Kami berharap pemerintah benar-benar merealisasikan perbaikan agar anak-anak bisa belajar dengan aman,” ujarnya.

Pemkab Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan fasilitas pendidikan di wilayahnya. Program perbaikan sekolah menjadi salah satu bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas, kenyamanan, dan keamanan lingkungan belajar bagi siswa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!