Laporan: Fajrin Nirwan Salasiwa

NAMLEA | SUARAGLOBAL.COM – Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025 disambut hangat oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk dari kalangan legislatif. Salah satunya datang dari Anggota DPRD Kabupaten Buru, Mihel Batuwael, yang memberikan apresiasi dan ucapan selamat ulang tahun kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam pernyataannya kepada awak media di Namlea, Senin (1/7/2025), Mihel menyampaikan harapannya agar Polri terus menjadi institusi yang dicintai masyarakat serta mampu menjaga dan merawat kepercayaan publik.

“Selamat ulang tahun ke-79 untuk Polri. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan melindungi masyarakat,” tutur Mihel Batuwael dengan penuh semangat.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Anugerahkan Satyalancana kepada 2.684 Personel: Tekankan Jogo Jatim dan Pelayanan Polri yang Lebih Humanis

Sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Buru sekaligus politisi dari Partai Demokrat, Mihel menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat, terlebih di tengah tantangan sosial dan dinamika politik yang terus berkembang di tanah air, khususnya di wilayah Kabupaten Buru.

“Kami mengajak masyarakat Bupolo untuk terus bersinergi dengan aparat kepolisian. Kita semua punya peran dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mihel menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Buru akan selalu menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas daerah, menangkal paham radikalisme, serta menumbuhkan semangat kebangsaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga:  Kado Merdeka untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa: Pemerintah Salurkan Insentif untuk Guru Non-ASN, Gubernur Jateng Apresiasi Langkah Pemerintah

“Kami selaku wakil rakyat akan terus mendukung langkah Polri dalam menjaga kedamaian dan kedaulatan hukum di daerah ini,” tegasnya.

Peringatan Hari Bhayangkara yang diperingati setiap tanggal 1 Juli, tahun ini mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”. Tema ini memiliki makna mendalam, bahwa seluruh langkah dan tugas Polri harus berorientasi pada kepentingan rakyat. Polri dituntut tidak hanya sebagai penegak hukum dan penjaga keamanan, namun juga sebagai pelayan dan pelindung masyarakat yang humanis.

Baca Juga:  Operasi Tancap Gas: Polrestabes Surabaya Tangkap 41 Pelaku Curanmor, Ungkap Jaringan ke Madura

Dalam konteks ini, Mihel berharap Polri terus meningkatkan profesionalitas dan pelayanan publik yang prima, sehingga dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Polri harus menjadi wajah ramah negara di tengah rakyat. Bila kepercayaan dirawat, maka kedekatan Polri dengan masyarakat akan menjadi kekuatan luar biasa dalam menjaga NKRI,” tutupnya.

Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-79, sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan semakin solid untuk membangun Kabupaten Buru yang aman, tertib, dan sejahtera. (*)