Angin Kencang Robohkan Pohon Akasia, Rubuh dan Hantam Bangunan Yayasan
Laporan: Ninis Indrawati
KOTA BATU | SUARAGLOBAL.COM — Cuaca ekstrem disertai angin kencang kembali melanda wilayah Kecamatan Batu, Kota Batu, pada Sabtu (24/01/2026). Salah satu dampaknya terjadi di lingkungan RT 01 RW 08 YPPII, Kelurahan Songgokerto, ketika sebuah pohon akasia berukuran besar tumbang dan menimpa bangunan rumah milik Yayasan YPPII.
Tumbangnya pohon tersebut menyebabkan kerusakan pada bagian bangunan rumah, namun tidak menimbulkan korban jiwa. Bangunan diketahui tengah dalam keadaan tidak ditempati saat kejadian berlangsung.
Mengetahui insiden tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Songgokerto Polsek Batu, Aipda Junaidi Salam, segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan awal serta pengamanan TKP.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pohon yang tumbang merupakan pohon jenis akasia dengan diameter sekitar 5 meter dan tinggi kurang lebih 10 meter. Pohon roboh akibat terpaan angin kencang, diperparah dengan kondisi akar yang telah rapuh dan keropos sehingga tidak mampu menopang batangnya.
Sesampainya di lokasi, Aipda Junaidi langsung memasang perimeter pengamanan untuk mencegah warga mendekat ke titik tumbangan serta memberikan imbauan agar masyarakat tetap berhati-hati dan menjauhi area terdampak. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah potensi bahaya lanjutan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi berlanjut.
“Kami segera mendatangi TKP untuk memastikan kondisi aman dan tidak ada korban jiwa. Pohon tumbang ini disebabkan angin kencang serta kondisi akar yang sudah tua dan keropos. Saat ini kami menunggu petugas BPBD Kota Batu untuk penanganan lebih lanjut dan menghimbau warga agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem,” ujar Aipda Junaidi di lokasi kejadian.
Hingga kini, proses evakuasi pohon masih menunggu kedatangan petugas BPBD Kota Batu yang akan melakukan pembersihan batang pohon menggunakan peralatan khusus. Sementara itu, Bhabinkamtibmas tetap melakukan pemantauan guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Sinergi antara unsur Polri, BPBD, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat penanganan dan mengembalikan kondisi lingkungan di Kelurahan Songgokerto kembali normal tanpa mengurangi aspek keselamatan. (*)


Tinggalkan Balasan