Laporan: W Widodo

DEMAK | SUARAGLOBAL.COM Danramil 12/Mranggen, Kapten Inf Tulodo beserta para Babinsa turun langsung meninjau sejumlah titik ruas jalan dan pemukiman warga yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, pada Kamis (14/03/2023).

Banjir yang melanda beberapa titik wilayah tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan dan meluapnya anak sungai serta DAS Dombo. Wilayah yang terdampak banjir terutama yang berlokasi di dataran rendah menjadi sorotan utama dalam peninjauan tersebut.

Baca Juga:  PKL Salatiga Keluhkan Kenaikan Retribusi: Dari Rp 1.400 Menjadi Rp 15 Ribu Per Hari

“Dalam situasi ini, kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan pendirian posko banjir dan tempat pengungsian bagi warga jika diperlukan,” ungkap Danramil.

Meskipun banjir terjadi, namun belum memerlukan evakuasi besar-besaran terhadap warga. Koramil bersama instansi terkait tetap siaga dan rutin melakukan patroli untuk memantau perkembangan situasi terkini.

Baca Juga:  Garda Kampung Diperhatikan! Wali Kota Salatiga Serahkan Insentif untuk Penggerak Masyarakat

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan siap mengamankan keluarga serta harta benda apabila terjadi peningkatan debit air akibat curah hujan yang masih tinggi,” tambah Danramil.

Dari pantauan Babinsa di lapangan, sebanyak 10 Desa di Kecamatan Mranggen terdampak banjir akibat tingginya air hujan dan kondisi dataran rendah. Para Babinsa diberi instruksi untuk terus memantau dan memonitor situasi di desa binaan masing-masing serta mengajak warga yang tinggal di sekitar sungai untuk tetap waspada.

Baca Juga:  POLRES SALATIGA MENGGELAR KONFERENSI PERS, UNGKAP LIMA KASUS MENONJOL SEJAK AWAL TAHUN 2024

“Kondisi aliran sungai yang tinggi dan deras bisa berubah sewaktu-waktu, oleh karena itu penting bagi masyarakat untuk selalu waspada dan siaga,” tutup Danramil. (*)