Batik Desa Mengantar Diva Juarai Temanggung Batik Show 2019

Lorenza Affida Diva Ramadhani sebagai juara pertama dalam gelaran Temanggung Batik Show 2019 di Taman Kali Progo, Kranggan, Kabupaten Temanggung, Minggu (27/10/2019). (Foto: dok. istimewa/WHN)

Temanggung, Beritaglobal.net – Setelah sekian kali melenggak – lenggok di panggung catwalk mengikuti berbagai event, Lorenza Affida Diva Ramadhani (9) yang akrab dipanggil Diva, akhirnya bisa menyabet juara pertama di event Temanggung Batik Show, yang digelar dalam rangka memperingati Hari Batik di Taman Kali Progo, Kranggan Temanggung, Minggu (27/10/2019) kemarin, dengan tema “Njo Mbatik Karo Ngopi”.

Diva anak dari pasangan Ponco Sarono dan Sri Turyanti ini mampu mengalahkan peserta lain yang rata – rata juga mempunyai talenta di bidang fashion show. Dengan menggunakan kostum batik hijau yang berasal dari tempat tinggalnya di Dusun Prapak, Desa/Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, Diva mampu memukau penonton dan juri.

Baca Juga:  Anakku Terlahir di Dalam Posko Satgas Pamtas

“Mengikuti event seperti ini memang kemauan anak saya yang dari kecil sudah kelihatan berbakat, kali ini harus memakai batik, untuk itu saya menyiapkan kostum yang asli dari desa tempat tinggal saya. Kebetulan tetangga saya sering membatik yang hasilnya bagus, bahkan jadi langganan para pejabat kota ini. Batiknya bertema potensi – potensi Temanggung,” ujar Sri Turyanti, yang hari itu menunggu anaknya berlaga di panggung.

Diikuti oleh peserta yang dikategorikan sesuai usianya, tak membuat murid kelas tiga SD Negeri 1 Kranggan ini ciut nyali, bahkan menjadikannya berusaha memperlihatkan talentanya sehingga mampu memukau juri.

Baca Juga:  Polsek Kedungjajang Kirimkan Air Bersih ke Warga Lumajang: Aksi Tanggap di Tengah Kemarau Panjang

“Anak itu memang kelihatan berbakat, saat melenggang di panggung terlihat luwes,” tutur Rahayu (43) salah satu penonton.

Acara Temanggung Batik show di adakan oleh Creative Event Orgaizer bekerja sama dengan Organisasi Lindu Aji. Menghadirkan Aldion Soeprijono desainer dari Semarang, yang juga bertindak sebagai juri selain Ir. Ronny Nurhastuti, M.Si., dari Disperindag Kabupaten Temanggung, selain itu mengundang pula desainer lokal, Andiestya, Aldi Sagan dari Temanggung, dan Deviya Putri dari Magelang.

“Saya memang bercita – cita menjadi artis ternama, mengikuti lomba seperti ini merupakan keinginan saya dan selalu didukung oleh kedua orang tua saya,” jelas Diva sesaat setelah namanya di sebut sebagai juara pertama untuk menerima piala dan uang pembinaan.

Baca Juga:  Langkah Humanis Namun Tegas: Polres Salatiga Terapkan Pembinaan Push Up untuk Pengguna Knalpot Brong, Ini Penjelasannya

Harapan Panitia

Secara terpisah, Lussi sebgai Direktur Creative EO selaku panitia, saat ditemui beritaglobal.net, menyampaikan, “Event ini sebagai ajang untuk memotivasi anak mencintai busana daerahnya terutama batik,” ungkapnya.

Ditambahkannya, event Temanggung Batik Show kami selenggarakan sebagai wujud apresiasi kami dalam memperingati hari batik dunia yang jatuh setiap tanggal 02 Oktober, ucapnya.

“Dalam event kami ini, kami mengharap generasi muda untuk mencintai batik, karena batik merupakan warisan Nusantara yang wajib kita lestarikan. Dengan berbagai motif dan desain, kami berharap Batik akan semakin di gemari dan menjadi icon generasi Millenial,” pungkas Lussi. (*)

Dilaporkan oleh : Ratmaningsih
Kontributor beritaglobal.net : Temanggung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!