BPS Bangkalan Tancap Gas! Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Kekuatan Usaha

Laporan: Ninis Indrawati

BANGKALAN | SUARAGLOBAL.COM – Mesin persiapan mulai dipanaskan. Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangkalan memastikan seluruh tahapan menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan matang dan terukur. Agenda nasional yang digelar setiap sepuluh tahun sekali ini dijadwalkan berlangsung mulai Juni 2026 selama 60 hari penuh.

Sensus Ekonomi bukan sekadar pendataan biasa. Kegiatan ini menjadi “foto besar” kondisi dan struktur perekonomian daerah, sekaligus bahan bakar utama dalam merumuskan arah pembangunan ke depan.

Kepala BPS Kabupaten Bangkalan, Fajar Fatahillah, menegaskan bahwa berbagai langkah teknis telah disiapkan sejak dini. Mulai dari proses rekrutmen petugas sensus, pelatihan intensif, hingga penguatan sistem pendataan berbasis digital yang lebih modern dan efisien.

Baca Juga:  Polsek Sidomukti Tingkatkan Patroli Blue Light untuk Cipta Kondisi dan Cegah Aksi Geng Motor

“Kami mempersiapkan seluruh tahapan secara matang agar Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar penting dalam perencanaan pembangunan daerah,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, sensus kali ini semakin diperkuat dengan sistem digitalisasi. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi, mempercepat proses pengolahan data, sekaligus meminimalisir potensi kesalahan di lapangan.

Baca Juga:  Operasi Tumpas Narkoba 2025: Polres Pasuruan Tangkap 9 Tersangka, Bongkar TPPU Rp3 Miliar dari Jaringan Wonosunyo

Tak hanya itu, koordinasi lintas sektor juga diperkuat. Pemerintah Kabupaten Bangkalan turut dilibatkan secara aktif, termasuk kolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan untuk menggencarkan sosialisasi.

Berbagai kanal komunikasi akan dimanfaatkan guna menjangkau pelaku usaha dari berbagai lapisan, mulai dari skala mikro, kecil, menengah, hingga perusahaan besar.

Sensus Ekonomi 2026 akan memetakan beragam sektor strategis, seperti perdagangan, industri pengolahan, jasa, hingga perkembangan ekonomi digital dan ekonomi berbasis lingkungan.

Langkah ini dinilai krusial untuk mengetahui potensi riil, daya saing, serta kontribusi masing-masing sektor terhadap perekonomian Bangkalan. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih presisi dan tepat sasaran.

Baca Juga:  Jembatan Winong Putus Akibat Diterjang Hujan Deras, Pemkot Salatiga Melalui DPU-PR Lakukan Percepatan Perbaikan Jembatan 

BPS Bangkalan pun mengajak seluruh pelaku usaha agar berpartisipasi aktif dan memberikan data sesuai kondisi sebenarnya. Partisipasi masyarakat menjadi kunci suksesnya sensus ini.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, BPS Bangkalan optimistis Sensus Ekonomi 2026 akan berjalan sukses, menghasilkan data berkualitas, serta menjadi fondasi kuat bagi pembangunan ekonomi Bangkalan yang lebih terarah dan berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!