Laporan: Ninis Indrawati

MALANG | SUARAGLOBAL.COM – Sebuah insiden berdarah mengguncang suasana malam di sebuah warung kopi kawasan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jumat (16/5/2025). Seorang pemuda bernama Ahmad Husaini (25), warga Desa Kademangan, Kecamatan Pagelaran, meregang nyawa setelah terlibat perkelahian yang bermula dari antrean kamar mandi.

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, saat korban dan pelaku—yang identitasnya belum dipublikasikan secara resmi oleh pihak kepolisian—terlibat adu mulut. Keributan bermula dari ketidaksabaran korban yang merasa terlalu lama menunggu pelaku menggunakan toilet.

Baca Juga:  86 Mahasiswa Psikologi Islam UIN Salatiga Ikuti KKL di BNNP Jateng, Teken MoU, Fokus Kolaborasi Pencegahan Narkotika

“Korban mengetuk pintu toilet dan memprotes pelaku. Begitu pelaku keluar, korban langsung memukul wajahnya. Pelaku yang diketahui membawa pisau, langsung membalas dengan serangan brutal,” ungkap Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S., saat konferensi pers pada Jumat (23/5/2025).

Serangan dengan senjata tajam tersebut menyebabkan Ahmad mengalami empat luka parah. Meski sempat mencoba kabur, ia dikejar pelaku hingga ke area cuci mobil yang berada tidak jauh dari lokasi kafe. Di sanalah, korban kembali ditikam di bagian punggung, paha, dan kepala hingga tewas di tempat.

Baca Juga:  Kolaborasi untuk Alam: Kodim 0714/Salatiga dan Jaga Tirta Ajak Warga Rawat Kridanggo, Sungai Adalah Kehidupan

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muchammad Nur, menyebutkan bahwa pelaku sempat melarikan diri ke kawasan DAM Ketapang. Di sana, ia membersihkan diri dari bercak darah dan kemudian menghubungi keluarganya. Tak lama kemudian, pelaku menyerahkan diri secara sukarela ke Polsek Gondanglegi.

“Sudah ada 10 saksi yang kami periksa, termasuk pemilik kafe dan pengunjung yang berada di sekitar lokasi. Rekaman CCTV juga telah diamankan sebagai barang bukti utama,” jelas AKP Muchammad.

Baca Juga:  Polres Pasuruan Kota Tindak Tegas Penimbun Pupuk Subsidi, 2,8 Ton Pupuk Diamankan

Pihak kepolisian memastikan bahwa proses hukum akan berjalan transparan dan tegas. Sebagai langkah preventif, Polres Malang kini meningkatkan patroli malam dan menertibkan konsumsi minuman keras di tempat-tempat umum.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menyelesaikan perselisihan tanpa kekerasan. Kendalikan emosi dan hindari alkohol, yang bisa memicu tindakan fatal,” tegas Kapolres Danang. (*)