Danramil Tengaran Gerak Cepat Pimpin Karya Bakti di Lokasi Tanah Longsor Dusun Tanubayu

Laporan: Wahyu Widodo

KAB SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM — Danramil 06/Tengaran, Kapten Cba Sugiyanto, memimpin langsung kegiatan karya bakti di lokasi bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun Tanubayu, Desa Duren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, pada Minggu (11/01/26). Kegiatan tersebut menjadi respons cepat atas longsor yang menyebabkan tiga rumah warga mengalami kerusakan berat.

Karya bakti tersebut melibatkan unsur dari berbagai elemen masyarakat dan instansi, meliputi warga setempat, Linmas, Taruna Siaga Bencana (Tagana), MMR, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang. Seluruh elemen yang terlibat bahu-membahu membersihkan material longsoran yang menutup akses jalan serta merusak area permukiman warga.

Baca Juga:  Kecelakaan Tunggal di Sembir Salatiga, Mobil Tabrak Tembok, Dua Luka Ringan, Ini Jelasnya 

Kapten Cba Sugiyanto menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam penanganan bencana merupakan bentuk pengabdian nyata dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat.

“Karya bakti ini bertujuan membantu warga terdampak serta mempercepat proses pembersihan material longsor agar lingkungan kembali aman dan kondusif,” ujarnya.

Selama proses pembersihan, personel gabungan dan warga turut melakukan pemecahan material seperti tanah dan puing bangunan yang menimbun pekarangan dan akses jalan. Selain itu, dilakukan pengamanan area untuk mengantisipasi potensi longsor susulan mengingat cuaca ekstrem masih melanda kawasan tersebut.

Baca Juga:  Bupati Temanggung Larut Bersama Warga Kranggan, Songsong HUT Kemerdekaan RI ke 74

Kapten Sugiyanto juga mengimbau kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang. Kondisi cuaca ekstrem tersebut dinilai masih berpotensi memicu bencana serupa di wilayah rawan tanah bergerak.

Baca Juga:  Pawai Sehat dan Harmonisasi Pantura: Semarak Kemerdekaan di Magelung oleh IRMARI Wonosari

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Camat Tengaran, serta Kepala Desa Duren yang memberikan dukungan moral dan pemantauan langsung di lapangan.

Penanganan bencana ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong royong dalam menghadapi bencana alam. Selain membantu pemulihan lingkungan, kegiatan ini turut menjadi bukti konkret kepedulian sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!