Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM — Insiden kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di wilayah hukum Polres Salatiga. Satu unit dump truk mengalami kecelakaan di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di depan Kantor BPBD Kota Salatiga, Kelurahan Gamol, Kecamatan Sidomukti, pada Jumat pagi (16/01/2026).

Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Berdasarkan klasifikasi kepolisian, kasus ini masuk kategori kecelakaan lalu lintas ringan.

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistiyanto DS, S.H., M.M. menjelaskan bahwa pemeriksaan awal di lokasi mengarah pada gangguan fungsi sistem pengereman sebagai penyebab utama terjadinya insiden.

Baca Juga:  Gaspol Gizi di Salatiga: Menteri Wihaji Dorong Pembentukan SPPG dan Akselerasi Program MBG

“Truk dump melaju dari arah Tingkir menuju Blotongan melalui JLS. Sesampainya di lokasi kejadian, diduga terjadi gangguan pada sistem rem sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraan dan akhirnya membentur guardrail serta tiang lampu penerangan jalan,” ujar AKP Henry.

Akibat benturan tersebut, pengemudi dump truk berinisial A.J. mengalami luka sobek pada paha kiri dan lecet pada bagian tangan. Saat dievakuasi, korban dalam kondisi sadar dan dilarikan ke RSUD Kota Salatiga untuk mendapatkan perawatan medis. Tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam kejadian ini.

Baca Juga:  Jelang Idul Fitri, Satgas Pangan Polresta Banyuwangi Warning Swalayan Soal Produk Nyaris Expired

Kerusakan kendaraan dan fasilitas umum diperkirakan menyebabkan kerugian material mencapai Rp 50 juta.

Petugas Satlantas Polres Salatiga yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan TKP, pemasangan tanda peringatan, pengaturan lalu lintas, serta pengecekan kondisi korban di rumah sakit.

Baca Juga:  Upacara Tabur Bunga di TMP Dharma, Kapolres Salatiga: \"Hari Pahlawan, Momen Bangkitkan Semangat Membangun Bangsa\"

Kasat Lantas Polres Salatiga turut mengingatkan pentingnya pemeriksaan berkala terhadap kendaraan angkutan barang, terutama bagian sistem pengereman.

“Gangguan teknis pada kendaraan berat berpotensi menimbulkan kecelakaan. Pemeriksaan rutin menjadi kunci utama keselamatan,” tegasnya.

Hingga kini, Satlantas Polres Salatiga masih melakukan penyelidikan lanjutan guna memastikan faktor teknis yang memicu kecelakaan secara pasti. (*)