Gas Pol Tingkatkan Layanan! Pemprov Jateng Gandeng BPJS Kesehatan, Jamin Akses Kesehatan Makin Optimal

Laporan: Andi S

SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen menghadirkan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat terus digencarkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kali ini, Pemprov Jateng memperkuat sinergi strategis bersama BPJS Kesehatan guna memastikan pelayanan dasar kesehatan tetap optimal dan merata.

Langkah konkret tersebut terungkap dalam audiensi penting antara jajaran BPJS Kesehatan dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi di Semarang, Jumat (10/4/2026). Pertemuan ini membahas perkembangan terkini hingga arah kebijakan strategis pengelolaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan, Sutopo Patria Jati, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemprov Jateng. Ia menilai komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembiayaan bagi kelompok masyarakat tertentu berjalan sangat baik.

Baca Juga:  Operasi Damai Jumat Agung: Polres Nganjuk All Out Amankan Ibadah Umat Kristiani 2025

“Kami apresiasi juga di sini untuk iurannya lancar,” ujarnya.

Tak hanya itu, Sutopo menegaskan bahwa keberlanjutan program JKN sangat bergantung pada semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama menjaga stabilitas sistem jaminan kesehatan.

Capaian Tinggi, Tantangan Masih Ada

Data terbaru per 1 April 2026 menunjukkan capaian membanggakan. Kepesertaan BPJS Kesehatan di Jawa Tengah telah mencapai 98,81 persen—melampaui target nasional sebesar 98,6 persen. Namun, di balik capaian tersebut, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Baca Juga:  Siswa SMPIT Nurul Islam Tengaran Raih Emas di OPSI Nasional 2024 Berkat Penelitian Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga

Tingkat keaktifan peserta tercatat baru menyentuh angka 73,16 persen, masih di bawah target nasional sebesar 80 persen. Artinya, upaya peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat masih perlu terus digencarkan.

Prioritas Nyata: Layanan yang Menyentuh Rakyat

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pelayanan kesehatan dasar tetap menjadi prioritas utama dalam kebijakan pembangunan daerah. Ia menekankan agar alokasi anggaran difokuskan pada program-program strategis yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Terutama program-program strategis, prioritasnya kepada layanan dasar yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” tegasnya.

Tak berhenti di situ, Luthfi juga mendorong penguatan layanan promotif dan preventif sebagai langkah antisipatif menjaga kesehatan masyarakat. Salah satu program unggulan yang terus didorong adalah Speling (dokter spesialis keliling), yang bertujuan menjangkau masyarakat hingga ke pelosok daerah.

Baca Juga:  Misteri Perahu Tanpa Awak Terungkap, Nelayan Asal Bawen Ditemukan Meninggal di Kali Tuntang Rawa Pening 

Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Irma Makiyah, menyampaikan bahwa kolaborasi antara program Speling dan BPJS Kesehatan akan terus diperluas. Hal ini dilakukan demi memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih merata dan berkualitas.

Dengan sinergi yang semakin solid antara Pemprov Jateng, BPJS Kesehatan, pemerintah kabupaten/kota, hingga fasilitas layanan kesehatan, diharapkan sistem pelayanan kesehatan di Jawa Tengah semakin inklusif, optimal, dan berdaya saing tinggi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!