Gaspol Keselamatan! Operasi Candi 2026 Resmi Digelar, Usai Apel Gelar Pasukan Sosialisasi Kepada Pengguna Jalan

Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Nuansa berbeda tampak di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga, Senin (02/02/2026). Derap langkah pasukan, barisan rapi personel lintas satuan, hingga kendaraan dinas berjajar menjadi penanda dimulainya Operasi Keselamatan Candi 2026. Apel Gelar Pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Salatiga, Kompol R Arsadi KS, S.E., M.H.

Apel gelar pasukan ini bukan sekadar seremoni. Kegiatan tersebut menjadi titik start resmi pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 sekaligus ajang pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana pendukung sebelum turun langsung ke jalan.

Dalam amanat Kapolda Jawa Tengah yang dibacakannya, Kompol R Arsadi menyoroti dinamika lalu lintas yang kian kompleks. Peningkatan jumlah kendaraan bermotor, pertumbuhan penduduk, hingga pesatnya transportasi berbasis digital menjadi tantangan serius yang tak bisa diabaikan.

“Kondisi ini menuntut Polri, khususnya fungsi lalu lintas, untuk terus berinovasi dan menghadirkan pelayanan yang presisi, prediktif, responsibel, dan berkeadilan,” tegas Kompol Arsadi.

Baca Juga:  Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Catat Prestasi, Tekan Angka Laka Lantas Hampir 45 Persen

Ia menambahkan, apel gelar pasukan memiliki peran strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektoral, sehingga pelaksanaan operasi dapat berjalan efektif, terukur, dan tepat sasaran.

“Apel ini memastikan seluruh unsur benar-benar siap. Dengan kesiapan maksimal, Operasi Keselamatan Candi 2026 diharapkan berjalan optimal,” imbuhnya.

14 Hari Operasi, Keselamatan Jadi Prioritas

Operasi Keselamatan Candi 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini digelar sebagai bagian dari cipta kondisi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan fokus utama pada keselamatan pengguna jalan.

Strategi operasi mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi memicu kecelakaan.

“Fokus utamanya adalah pencegahan kecelakaan. Edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum dilakukan dengan pendekatan humanis,” jelas Wakapolres.

Angka Pelanggaran Turun Tajam

Dalam amanat tersebut juga dipaparkan capaian positif lalu lintas di Jawa Tengah. Sepanjang tahun 2025, tercatat 522.589 pelanggaran, turun 25 persen dibanding tahun 2024 yang mencapai 692.374 pelanggaran.

Baca Juga:  Perkuat Jejaring Investasi Pariwisata, Wali Kota Salatiga Hadiri Pembukaan Jateng Travel Fair 2025 di Solo

Tak hanya itu, jumlah tilang juga mengalami penurunan signifikan.

“Penindakan tilang turun 32 persen, dari 256.247 lembar pada 2024 menjadi 174.993 lembar pada 2025,” ungkapnya.

Sementara itu, jumlah teguran kepada pelanggar lalu lintas juga menurun 20 persen, dari 436.127 teguran pada 2024 menjadi 347.596 teguran di tahun 2025.

“Ini tren positif, namun kesadaran dan kepatuhan masyarakat harus terus dibangun secara konsisten dan berkelanjutan,” tegas Kompol Arsadi.

ETLE Jalan, Teguran Humanis Tetap Dikedepankan

Pada Operasi Keselamatan Candi 2026, penindakan dilakukan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) baik statis maupun mobile. Selain itu, petugas juga akan memberikan teguran langsung di lapangan.

“Penegakan hukum dilakukan secara profesional dan humanis, dengan fokus pada pelanggaran berisiko tinggi terhadap keselamatan,” jelasnya.

Baca Juga:  Polres Grobogan Ungkap Modus Operasi Komplotan Curanmor, Satu Pelaku Masih Diburu

Menutup amanat, Wakapolres Salatiga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga integritas, menghindari tindakan kontraproduktif, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Jadikan Operasi Keselamatan Candi 2026 sebagai momentum membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri,” pungkasnya.

Dari Apel ke Jalan Raya: Pengendara Dapat Apresiasi

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kendaraan dinas yang akan digunakan selama operasi. Tak berhenti di situ, personel Polres Salatiga langsung turun ke jalan melakukan sosialisasi Operasi Keselamatan Candi 2026 di depan Mapolres Salatiga.

Dengan pendekatan simpatik, petugas membagikan selebaran imbauan tertib berlalu lintas sekaligus memberikan apresiasi berupa bunga dan cokelat kepada pengendara yang sudah patuh aturan.

Langkah ini menjadi pesan kuat bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 bukan sekadar penindakan, melainkan gerakan bersama untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Kota Salatiga. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!