Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Hari Raya Idulfitri, Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar Gerakan Pangan Murah Polri secara serentak di berbagai daerah. Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Jumat (13/3/2026).

Program ini menjadi salah satu langkah konkret aparat kepolisian untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan menjelang Lebaran.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto yang secara simbolis memberangkatkan para Bhabinkamtibmas untuk mendistribusikan paket sembako murah kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

Dalam gerakan pangan murah tersebut, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dari pasaran. Di antaranya beras kemasan 5 kilogram dengan total stok mencapai 5 ton yang dijual dengan harga Rp55.000 per kemasan.

Baca Juga:  Patriotisme Generasi Muda Jatim Bergema di Monas, Drumband SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun Jadi Satu-satunya Perwakilan SMA

Selain beras, tersedia pula gula pasir sebanyak 1.000 kilogram dengan harga Rp17.000 per kilogram. Sementara untuk minyak goreng merek Minyakita disediakan sebanyak 1.000 liter yang dijual Rp15.000 per liter.

Harga tersebut disambut antusias masyarakat yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih hemat menjelang Lebaran.

Kapolda Jatim Nanang Avianto mengatakan, pengerahan Bhabinkamtibmas dilakukan agar distribusi sembako murah dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Para Bhabinkamtibmas nantinya akan mendistribusikan sekaligus menjual paket sembako murah secara langsung kepada warga di wilayah tugasnya masing-masing.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan distribusi bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga:  Jelang Laga Panas Arema vs Persebaya! Polisi Sigap Satukan Korwil Jalur Bromo, Antisipasi Cegah Bentrokan Aremania-Bonek

Sementara itu Kapolresta Sidoarjo Christian Tobing menjelaskan bahwa gerakan pangan murah ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran menjelang Idulfitri.

Menurutnya, kegiatan tersebut digelar serentak di seluruh wilayah Jawa Timur sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

“Gerakan pangan murah ini kami laksanakan secara serentak di wilayah Jawa Timur untuk menstabilkan harga serta menjaga ketersediaan stok bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujar Kombes Tobing.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Sidoarjo, harga kebutuhan pokok hingga saat ini masih berada dalam kondisi relatif stabil.

Baca Juga:  Hujan Gerimis Disertai Puting Beliung Rusak Atap dan Tumbangkan Pohon di Randuacir

Kapolresta Sidoarjo Christian Tobing menyebutkan bahwa harga sembako masih berada dalam batas normal dan masih dapat dijangkau oleh masyarakat.

“Untuk harga sembako di wilayah Sidoarjo berdasarkan data yang kami terima masih dalam keadaan normal, stabil, dan terjangkau,” jelasnya.

Melalui Gerakan Pangan Murah Polri ini, kepolisian berharap masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga wajar.

Selain itu, program ini juga diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan pangan menjelang meningkatnya permintaan masyarakat pada momentum Hari Raya Idulfitri.

Dengan sinergi antara kepolisian dan berbagai pihak, diharapkan kebutuhan pangan masyarakat tetap tercukupi dan harga tetap terkendali hingga Lebaran tiba. (*)