Laporan: Wahyu Widodo

UNGARAN | SUARAGLOBAL.COM – Sebuah kebakaran hebat melanda gudang rosok milik Supriyanto (52) di Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Jumat malam (24/1/2025). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB tersebut menghanguskan seluruh bangunan gudang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa kejadian pertama kali diketahui oleh dua karyawan gudang, yakni Ramin (40) dan Rasno (58).

\”Kejadian sekitar pukul 23.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dua orang karyawan, Ramin dan Rasno, menjadi saksi awal kebakaran karena berada di lokasi,\” ujar AKBP Ratna pada Sabtu (25/1/2025).

Baca Juga:  Syiar Qurban, Seruan Kemanusiaan: LAZiS Jateng Gelar Parade Qurban dan Aksi Bela Palestina Serentak di Jawa Tengah

Menurut Kapolsek Ungaran, Kompol Giri Narwantono, S.H., M.H., kedua saksi semula mendengar suara letupan dari bagian belakang gudang sebelum menyadari adanya percikan api.

\”Setelah mendengar letupan, mereka melihat percikan api di saluran listrik bagian belakang gudang. Karena area tersebut menyimpan barang rosok berbahan plastik yang mudah terbakar, api dengan cepat membesar,\” jelas Kompol Giri.

Baca Juga:  Juliana Sheila U Tampubolon: Remaja Salatiga yang Menenun Harapan lewat Genre, Cahaya Harapan Menuju Generasi Emas 2045

Ramin dan Rasno sempat mencoba memadamkan api dengan alat seadanya dan meminta bantuan warga sekitar. Namun, upaya tersebut tidak berhasil sehingga mereka melaporkan kejadian ini kepada pemilik gudang dan Bhabinkamtibmas Beji, Aiptu Bram Mustafa.

Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang mengerahkan tiga unit mobil pemadam dan satu tangki air dari BPBD untuk memadamkan kobaran api. Sekitar pukul 01.45 WIB, Sabtu dini hari, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Baca Juga:  Kapolres Salatiga AKBP Veronica Pimpim Tanam Jagung Serentak Kuartal IV, Dukung Program Nasional Ketahanan Pangan

Supriyanto, pemilik gudang, mengungkapkan bahwa bagian belakang bangunan gudang terdiri dari dua lantai yang digunakan untuk menyimpan barang rosok berbahan plastik dan karung plastik bekas.

\”Keterangan dari karyawan saya, api kemungkinan besar berasal dari letusan instalasi listrik di bagian belakang gudang. Bagian itu memang menyimpan barang-barang yang mudah terbakar,\” ujar Supriyanto di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Operasi Pekat Semeru 2025: Polisi Berhasil Ungkap Peredaran Bahan Peledak di Tulungagung

Kebakaran ini menghanguskan seluruh isi gudang, termasuk bahan-bahan rosok yang bernilai ekonomis. Meski demikian, Kapolres memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hingga kini, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. (*)