Laporan: W Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Sebanyak 82 Narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga menerima remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 2024. Dari jumlah tersebut, tiga orang di antaranya langsung bebas. 

Kepala Rutan Salatiga Redy Agian menyerahkan remisi tersebut selepas melaksanakan sholat Ied berjamaah di selasar dalam Rutan Salatiga. Rabu (10/04).

“Pada Idul fitri kali ini ada 82 Narapidana yang mendapat Remisi Khusus Hari Raya, dari 15 Hari sampai yang paling besar 1 Bulan 15 Hari, tiga diantaranya langsung bebas,” katanya.

Baca Juga:  Isi Pembekalan Wawasan Keislaman Siswa SMA dan SMK, Wujud Kepedulian Polri Kepada Generasi Muda

Redy menjelaskan pemberian remisi khusus Idulfitri ini memiliki beberapa syarat, di antaranya beragama Islam, berkelakuan baik, tidak melakukan pelanggaran serta mengikuti semua program pembinaan dengan baik dengan dibuktikan nilai pada Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN) dengan kategori baik sekaligus menjadi reward setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan.

“Pemberian remisi ini diberikan kepada Narapidana yang beragama Islam, yang telah berkelakuan baik minimal 6 bulan, tidak melakukan pelanggaran serta mengikuti semua program pembinaan dengan baik dengan dibuktikan nilai pada SPPN dengan kategori baik, sekaligus menjadi reward setelah menjalankan puasa Ramadan,” jelasnya.

Baca Juga:  “Ngawi Niteni Geni”: Kepatihan Hidupkan Kembali Api Perjuangan Dua Abad Perang Jawa Lewat Gelar Budaya Minggu Kliwonan

Lebih lanjut disampaikan, seluruh layanan tidak dipungut biaya alias gratis selepas pemberian remisi, dalam layanan khusus Idul Fitri kali ini seluruh Warga binaan bisa dikunjungi keluarga secara langsung.

“Seluruh pemberian layanan dan hak lainnya kami pastikan Gratis dan kami berikan layanan khusus hari raya berupa kunjungan keluarga secara langsung selama 3 hari kedepan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Kecelakaan Tunggal di Jalan TOL Bawen - Salatiga Km 455,8 Renggut Tiga Korban Jiwa

Redy juga berharap momentum Idul Fitri kali ini menjadikan seluruh warga binaan menyadari segala kesalahan, introspeksi diri, saling memaafkan dan kedepan menjadi pribadi yang lebih baik.

“Momentum Idul Fitri kali ini, kami berharap menjadikan seluruh warga binaan dapat menyadari segala kesalahan, introspeksi diri, saling memaafkan dan kedepan menjadi pribadi yang lebih baik,” pungkasnya. (*)