Laporan: W Widodo

SALATIGA | BERITA-GLOBAL.COM –  Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga kembali memberikan program khusus bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kali ini bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dinpersip) Kota Salatiga menghadirkan layanan perpustakaan keliling didalam Rutan. Selasa (17/10).

Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengatakan, program  yang dilakukan bekerjasama dengan Pemkot Kota Salatiga dalam hal ini Dinpersip sangat bermanfaat dalam mewujudkan Zero Buta Huruf bagi WBP dan tentunya menjadi salah satu pembuka wawasan, informasi dan jendela dunia bagi WBP serta meningkatkan pengetahuan bagi WBP.

Baca Juga:  Jawa Timur Menyongsong Masa Depan: Pertumbuhan Ekonomi 4,98% Jadi Motor Penggerak Nasional

“Program  yang dilakukan bekerjasama dengan Pemkot Kota Salatiga dalam hal ini Dinpersip sangat bermanfaat dalam mewujudkan zero buta huruf bagi WBP dan menjadi salah satu pembuka wawasan, informasi dan jendela dunia bagi WBP serta meningkatkan pengetahuan bagi WBP,” ujarnya.

Andri mengungkapkan walaupun didalam Rutan dengan keterbatasan tetapi kami hadirkan perpus keliling ini yang tentunya mempunyai peranan penting bagi terciptanya budaya membaca dan memberikan literasi serta pemikiran yang positif bagi WBP di Rutan Salatiga ini. 

Baca Juga:  Pengadilan Agama Salatiga Sinergi Dengan Posbakum UIN: Akses Hukum untuk Warga Kini Lebih Dekat dan Humanis

“Walaupun didalam Rutan dengan keterbatasan tetapi kami hadirkan perpus keliling ini yang tentunya mempunyai peranan penting bagi terciptanya budaya membaca dan memberikan literasi serta pemikiran yang positif bagi WBP,” ungkapnya.

Andri menjelaskan dengan hadirnya perpus keliling ini juga menjadi sumber referensi dan berperan penting dalam hal keterbukaan informasi bagi WBP dan tentunya membuka wawasan baru bagi WBP.

Baca Juga:  Salatiga Menyapa Dunia, Jejak Prasejarah Bertemu Kota Pendidikan: François Sémah Disambut Hangat di Salatiga

Sementara itu salah satu WBP, Pramono mengaku sangat senang dan antusias dengan hadirnya perpustakaan keliling didalam Rutan.

“Saya sangat senang dengan hadirnya perpustakaan keliling ini, sehingga menjadi salah satu media untuk membuka mata pikiran saya dan menambah wawasan kami sebagai WBP,” ucapnya. (*)