Hari Bakti Imigrasi ke-76 Jadi Momentum Reformasi Pelayanan Paspor Cilacap

Laporan: Widodo Mei Dwi

CILACAP | SUARAGLOBAL.COM — Momentum Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-76 dimanfaatkan Kantor Imigrasi TPI Kelas I Cilacap sebagai batu loncatan untuk menghadirkan inovasi pelayanan publik. Pada Sabtu (17/1/2026), institusi tersebut secara resmi meluncurkan Layanan Paspor Simpatik, sebuah terobosan yang memungkinkan masyarakat mengurus paspor di akhir pekan tanpa harus meluangkan waktu kerja.

Layanan ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang sehari-hari terikat tugas atau jadwal kerja sehingga sulit mengurus dokumen keimigrasian pada hari biasa. Melalui kebijakan baru ini, Imigrasi Cilacap ingin menegaskan bahwa pelayanan negara dapat hadir lebih fleksibel dan berorientasi kebutuhan publik.

Baca Juga:  Ayunkan - Ayunkan Pedang di Jalan Bikin Resah Warga, Seorang Mahasiswa di Magelang Diamankan Warga dan Polisi

Fokus Layanan dan Kuota Terukur

Dalam implementasinya, Paspor Simpatik diprioritaskan untuk tiga jenis layanan, yakni:

Pembuatan paspor baru, Penggantian paspor habis masa berlaku, dan Penggantian paspor karena halaman penuh.

Sebaliknya, layanan perubahan data, laporan paspor hilang, maupun rusak dikesampingkan sementara demi menjaga ritme proses, menghindari penumpukan berkas, serta memastikan kecepatan pelayanan sesuai kuota. Kebijakan tersebut disampaikan sebagai bentuk keseriusan menempatkan kualitas di atas kuantitas.

Ubah Paradigma: Negara Tidak Menunggu di Kantor

Kepala Kantor Imigrasi TPI Kelas I Cilacap, Ryo Acdhar, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab institusi dalam mendekatkan negara kepada warganya. Menurutnya, HBI ke-76 menjadi momentum penting melakukan refleksi sekaligus akselerasi reformasi pelayanan publik.

Baca Juga:  Ketidaksepahaman dan Minimnya Komitmen, 7 Anggota Tim Hukum Cabup Simalungun Anton-Benny Beralih Dukung Paslon RHS-AZI

“Melalui Layanan Paspor Simpatik ini, kami ingin memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan keimigrasian. Momentum Hari Bakti Imigrasi ke-76 menjadi pengingat bagi kami untuk terus berinovasi dan melayani dengan sepenuh hati,” tegas Ryo.

Dirinya menambahkan bahwa pendekatan baru ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat yang selama ini mendukung kinerja Imigrasi.

Respons Positif dan Antusias Masyarakat

Sejak pendaftaran kuota dibuka, masyarakat terlihat antusias dan memadati area pelayanan. Banyak di antara mereka mengaku terbantu karena tidak perlu mengambil cuti atau izin kerja hanya untuk mengurus paspor. Atmosfer layanan berlangsung cepat, profesional, dan transparan sesuai standar kerja Imigrasi.

Baca Juga:  Perangi Berita Hoax dan Provokatif, Peran Ulama Dalam Ponpes Sangat Penting Jaga Stabilitas Umat

Secara keseluruhan, peluncuran Layanan Paspor Simpatik ini bukan sekadar rangkaian seremoni HBI ke-76, melainkan simbol reformasi pelayanan publik yang tanggap terhadap perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat modern.

Dengan hadirnya fasilitas ini, Kantor Imigrasi Cilacap menargetkan peningkatan signifikan indeks kepuasan layanan dan memperluas aksesibilitas masyarakat terhadap dokumen perjalanan internasional.

HBI ke-76 di Cilacap pun menjadi panggung lahirnya revolusi pelayanan paspor—lebih dekat, lebih efisien, dan lebih berorientasi publik. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!