Laporan: Iswahyudi Artya

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Semangat Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Sidoarjo terasa berbeda dan penuh makna. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sidoarjo menghadirkan potret nyata toleransi dan kebersamaan melalui kegiatan pembagian daging kurban yang melibatkan masyarakat lintas agama, Rabu (27/5/2026).

Kegiatan yang digelar di Kantor FKUB Sidoarjo itu bukan sekadar prosesi penyembelihan hewan kurban biasa. Momentum tersebut menjadi simbol kuat persaudaraan antarumat beragama di Kota Delta. Perwakilan umat Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu tampak hadir bersama, menyatu dalam suasana penuh kekeluargaan.

Mereka tidak hanya menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban, tetapi juga turun langsung membantu proses pengemasan hingga pendistribusian daging kepada masyarakat yang membutuhkan tanpa memandang latar belakang agama maupun golongan.

Baca Juga:  Pembinaan Mental di Nusakambangan: Kemenimipas Tegaskan Integritas, 240 Pegawai Jalani Pembinaan Etika dan Disiplin

Ketua FKUB Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Idham Kholiq, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa semangat kurban sejatinya mengajarkan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan kebersamaan.

“Kami membagikan daging kurban ini kepada semua masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama. Kami ingin menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial dapat menyatukan kita semua,” ujar Idham di sela kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, FKUB Sidoarjo menerima bantuan satu ekor sapi kurban dari Polresta Sidoarjo. Hewan kurban itu kemudian disembelih dan dagingnya disalurkan kepada masyarakat secara tertib dan merata.

Baca Juga:  Taklukkan Gunung Gajah, Pengurus PKS Sidomukti Tempa Soliditas Bangun Semangat Juang di Atas Awan

Panitia FKUB mengatur seluruh proses distribusi dengan sistematis agar bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan. Suasana gotong royong begitu terasa ketika tokoh lintas agama bahu-membahu membantu proses pembagian daging kurban.

Menurut Idham, keterlibatan seluruh unsur umat beragama dalam kegiatan tersebut menjadi pesan penting bahwa toleransi bukan hanya sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata di tengah masyarakat.

“Semua pihak kami libatkan agar tercipta rasa saling menghormati dan saling memahami. Inilah yang membuat kerukunan di Sidoarjo terus terjaga,” katanya.

FKUB Sidoarjo juga memberikan apresiasi kepada Polresta Sidoarjo yang secara konsisten menyalurkan hewan kurban melalui FKUB sejak tahun 2019. Dukungan tersebut dinilai menjadi bentuk nyata sinergi antara aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan daerah.

Baca Juga:  Operasi Zebra Semeru 2025: Polda Jatim Gandeng Gus Iqdam, Dakwah Keselamatan Lalulintas Sentuh Kalangan Muda

Kegiatan pembagian daging kurban lintas agama ini pun kembali menegaskan bahwa keberagaman bukanlah penghalang untuk saling peduli. Justru melalui kebersamaan dan aksi sosial seperti inilah nilai toleransi dapat tumbuh semakin kuat di tengah masyarakat.

Semangat “daging kurban untuk semua” yang digaungkan FKUB Sidoarjo menjadi simbol persatuan dalam keberagaman, sekaligus bukti bahwa harmoni antarumat beragama di Sidoarjo terus terawat dengan baik. (*)