Inovasi Pangan Lokal Salatiga Dapat Apresiasi, Menko Pangan dan Mendag Pastikan Stok Aman, Ratusan Warga Terima Bantuan Beras

Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Pemerintah pusat terus memperkuat upaya menjaga stabilitas pangan nasional hingga ke daerah. Hal itu terlihat dari kunjungan kerja Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Menteri Perdagangan RI Budi Santoso ke Kota Salatiga, Jumat (2/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, keduanya menyalurkan bantuan beras sekaligus memantau langsung kondisi harga dan distribusi pangan di wilayah tersebut.

Rombongan disambut langsung oleh Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG, di Rumah Dinas Wali Kota. Didampingi sang istri, Robby menjamu Menko Pangan dan Mendag dalam suasana hangat dan penuh dialog. Turut hadir dalam pertemuan itu Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kota Salatiga serta Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Salatiga memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi daerahnya, terutama keterbatasan lahan pertanian. Robby menjelaskan bahwa Salatiga memiliki luasan sawah yang sangat terbatas jika dibandingkan dengan daerah lain. Namun demikian, keterbatasan tersebut justru mendorong Pemerintah Kota Salatiga untuk berinovasi melalui berbagai pilot project ketahanan pangan.

Baca Juga:  Jelang Launching Proyek Infrastruktur, Wali Kota Salatiga Gaungkan Transparansi Total dan Bebas Titipan 

Salah satu program unggulan yang diperkenalkan adalah penanaman padi dan cabai rawit yang dimulai sejak tingkat Sekolah Dasar (SD). Selain itu, Pemkot Salatiga juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah sebagai media bertani skala kecil.

“Kami mengimbau setiap rumah ke depannya menanam minimal tiga pot padi. Meski terlihat sederhana, setiap pot bisa menghasilkan sekitar 250 gram beras. Ini adalah langkah konkret menuju swasembada beras meskipun kita tidak memiliki lahan sawah yang luas,” ujar Robby.

Menko Pangan Zulkifli Hasan menyambut positif inovasi tersebut. Menurutnya, upaya Pemkot Salatiga sejalan dengan semangat pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat dan lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Terak Bulan 2024: Harmoni Budaya dan Penggerak Ekonomi Bangkalan

Usai pertemuan di Rumah Dinas Wali Kota, kegiatan dilanjutkan di Pendopo Bung Karno DPRD Kota Salatiga. Di hadapan ratusan warga, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pemerintah pusat terus mengawal ketersediaan bahan pokok sejak momentum Natal dan Tahun Baru hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Stok pangan nasional saat ini aman. Harga-harga di lapangan terpantau stabil, bahkan cenderung menurun. Kehadiran pasar murah dan penyaluran bantuan beras ini merupakan bentuk kehadiran negara agar harga tidak melonjak dan tetap terjangkau oleh masyarakat,” tegas Zulkifli Hasan.

Senada dengan hal tersebut, Menteri Perdagangan RI Budi Santoso menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau distribusi dan rantai pasok bahan pangan di daerah. Ia memastikan penyaluran beras berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari kebijakan pemerintah.

Baca Juga:  Menari Bersama Sang Polisi: Aipda Matroni Rajut Harkamtibmas Lewat Gerak Tradisi di Kota Magelang

“Kami ingin memastikan distribusi berjalan baik hingga ke daerah, sehingga tidak ada kelangkaan dan harga tetap terkendali,” kata Budi Santoso.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan beras secara simbolis oleh Menko Pangan, Menteri Perdagangan, Wali Kota Salatiga, serta Ketua DPRD Kota Salatiga kepada ratusan warga yang telah memadati Pendopo Bung Karno. Selain menyerahkan bantuan, para pejabat negara tersebut juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan keluhan terkait harga kebutuhan pokok sehari-hari.

Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat dalam menjaga ketahanan pangan, sekaligus memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!