Kapolsek Krembangan Edukasi Pelajar Surabaya tentang Bahaya Bullying dan Narkoba

Laporan: Ninis Indrawati

Surabaya 20/12/2024 Dalam upaya menciptakan generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan bebas dari pengaruh negatif, Kapolsek Krembangan, Kompol H. Sudaryanto, S.H., M.H., memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, Rabo.

Bertempat di Masjid At-Taqwa, Jalan Alun-Alun Bangunsari Selatan, kegiatan ini dihadiri oleh ratusan pelajar, guru, serta anggota Polsek Krembangan. Dengan tema \”Stop Kenakalan Pelajar dan Bullying, Raih Masa Depan Gemilang\”, acara ini menjadi ajang untuk memberikan wawasan kepada generasi muda tentang pentingnya menjauhi perilaku menyimpang serta bahaya narkoba, (20/12/24).

Baca Juga:  Radar Surabaya dan Radar Sidoarjo Rayakan HUT dengan Semangat Sinergi dan Inovasi

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, Lanang Santoso, S.Pd., mengapresiasi inisiatif Polsek Krembangan dalam mendidik siswa melalui pendekatan yang positif.

Kegiatan ini sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Kami harap anak-anak bisa lebih memahami risiko buruk dari kenakalan remaja dan narkoba,\” ujarnya.

Baca Juga:  Telkom Witel Sumut Apresiasi SMA Negeri 21 Medan dengan Hampers Eksklusif, Perkuat Sinergi Digitalisasi Pendidikan

Kapolsek Kompol H. Sudaryanto menyampaikan pesan kuat mengenai pengaruh lingkungan terhadap perkembangan remaja.

Lingkungan memiliki peran besar dalam pembentukan karakter. Oleh karena itu, penting bagi kalian untuk memilih pergaulan yang sehat dan mendukung masa depan,\” jelasnya.

Baca Juga:  Trenggalek Siaga: Anjing Pelacak Dikerahkan, Harapan Baru Temukan Korban Longsor Desa Depok

Ia juga menekankan bahaya narkotika yang kini semakin mengancam kalangan muda. \”Narkoba adalah ancaman serius. Sekali terjerat, sulit untuk keluar.

Jangan biarkan masa depan kalian hancur oleh zat ini. Isi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat seperti belajar, olahraga, atau berorganisasi,\” tambahnya.

Baca Juga:  Sabtu Ceria di Balik Jeruji: Rutan Salatiga Buka Sabtu Ceria, Dari Kunjungan keluarga Hingga Layanan Rohani

Tidak hanya membahas kenakalan remaja, Kapolsek juga mengulas dampak buruk dari bullying, baik bagi pelaku maupun korban. \”Bullying bukan hanya menyakiti fisik, tapi juga mental seseorang.

Kita harus menjadi generasi yang saling mendukung, bukan merendahkan. Tunjukkan solidaritas dan empati terhadap sesama,\” tegasnya.

Baca Juga:  Aksi Brutal Dini Hari di Depan PG Candi: Polresta Sidoarjo Berhasil Tangkap 7 Pemuda Pelaku Pengeroyokan Remaja

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan motivasi dari Kapolsek. Dalam pesan penutupnya, ia mengingatkan pentingnya menjauhi perilaku negatif dan berfokus pada tujuan hidup yang positif.

\”Kalian adalah harapan bangsa. Jangan sia-siakan masa muda kalian. Jadilah kebanggaan keluarga dan bangsa,\” pungkasnya.

Baca Juga:  Penangkapan di Lingkungan Naga Tongah: Polsek Raya Polres Simalungun Ungkap Kasus Narkoba, Satu Pelaku Ditaha

Antusiasme siswa terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan kesadaran kolektif di kalangan pelajar Surabaya, sehingga mereka terhindar dari pengaruh buruk yang dapat merusak masa depan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!