Kebakaran Hebat Sebuah Truk Ekspedisi Bermuatan Paket di Tol Solo–Semarang KM 450+100, Damkar Salatiga Kerahkan Tiga Armada

Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Pagi yang semula lengang di ruas Tol Solo–Semarang mendadak berubah mencekam. Kobaran api melalap sebuah truk tronton wing box bermuatan paket di KM 450+100, Minggu (19/4/2026). Dalam hitungan menit, muatan seberat kurang lebih 7 ton hangus tak tersisa.

Meski tidak menelan korban jiwa, insiden ini sempat memicu kepanikan pengguna jalan yang melintas di jalur strategis tersebut.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kota Salatiga, Ponco Hasan Margono, mengungkapkan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 05.45 WIB. Tanpa menunggu lama, tim langsung bergerak cepat menuju lokasi.

Baca Juga:  Cahaya Kecil dari Jawa Timur: Kinara, Duta Pariwisata Cilik 2025, Dapat Apresiasi dari DPRD

“Tim berangkat pukul 05.51 WIB dan tiba di lokasi pukul 06.05 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.12 WIB,” jelasnya.

Truk nahas bernomor polisi B 9476 PEV tersebut diketahui mengangkut paket milik PT Shopee Indonesia, dengan rute pengiriman dari Surabaya menuju Jakarta. Kendaraan dikemudikan oleh Putut Pribadi (37), warga Sidoarjo.

Dari informasi di lapangan, api diduga pertama kali muncul dari bagian bak truk. Percikan kecil itu dengan cepat berubah menjadi kobaran besar yang melahap seluruh isi kendaraan.

Baca Juga:  Ratusan Peserta Antusias Ikuti Festival Gethek Rowo Jombor Rayakan Tradisi Grebek Syawal

Situasi di lokasi sempat dramatis. Asap hitam pekat membumbung tinggi, sementara api terus menjalar tanpa ampun ke seluruh muatan paket.

Untuk menjinakkan si jago merah, Damkar Kota Salatiga mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Upaya ini juga diperkuat bantuan dari Damkar Kabupaten Semarang Pos Tengaran.

Tak hanya itu, petugas juga mengerahkan suplai air dalam jumlah besar. Sekitar 9.000 liter air dipasok dari PDAM Cebongan demi memastikan api benar-benar padam.

Baca Juga:  Natal Penuh Harapan, Kanwil Ditjenpas NTT Berikan Remisi Khusus kepada 1.887 Narapidana dan 24 Anak Binaan

“Petugas melakukan serangkaian penanganan mulai dari pencatatan laporan, mendatangi lokasi, pemadaman, pendinginan, hingga dokumentasi,” imbuh Ponco.

Setelah berjibaku selama lebih dari dua jam, api akhirnya berhasil dikendalikan. Seluruh proses penanganan dinyatakan selesai, dan petugas kembali ke markas komando pada pukul 09.35 WIB.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun dugaan sementara mengarah pada percikan api dari bagian bak truk yang kemudian memicu kebakaran hebat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!