Laporan: Iswahyudi Artya

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya, Tomi Elyus, turun langsung ke blok hunian warga binaan pada Jumat (14/02/25). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kondisi fasilitas serta mendengar langsung aspirasi warga binaan terkait lingkungan dan layanan di rutan.

Dalam kunjungan tersebut, Tomi Elyus menyusuri beberapa blok hunian, berbincang dengan para warga binaan, dan mengecek kondisi kamar serta fasilitas umum lainnya. Ia ingin memastikan bahwa seluruh warga binaan mendapatkan hak-hak dasarnya, termasuk lingkungan yang bersih dan fasilitas yang layak.

Baca Juga:  Puput, Istri Anggota Polisi Yang Tangguh Kerja Sebagai Ojol

“Kami ingin memastikan bahwa warga binaan mendapatkan hak-hak dasarnya, termasuk fasilitas yang layak. Komunikasi langsung ini juga menjadi cara bagi kami untuk memahami kebutuhan dan kendala yang mereka hadapi,” ujar Tomi.

Interaksi Langsung dan Dialog Humanis

Tomi Elyus menanyakan berbagai aspek kehidupan sehari-hari di dalam rutan, mulai dari kebersihan kamar, kondisi sanitasi, hingga makanan yang disediakan. Ia juga mendengarkan keluhan serta saran dari warga binaan terkait pelayanan yang mereka terima.

Baca Juga:  Satlantas Polres Sampang Gaungkan Tertib Lalu Lintas Lewat Program “Police Goes to Pesantren” di Yayasan Sabilillah

Tidak hanya berdialog dengan warga binaan, Tomi juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan keluarga mereka. Dalam kesempatan itu, ia menerima masukan mengenai sistem kunjungan serta pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan.

“Keluarga memiliki peran penting dalam proses pembinaan warga binaan. Dengan mendengar langsung dari mereka, kami dapat mengevaluasi serta meningkatkan layanan agar lebih baik,” tambahnya.

Baca Juga:  Polres Ngawi Perketat Pengamanan, Perayaan Imlek 2025 di Klenteng Sien Hien Kiong Berlangsung Kondusif

Tinjauan Fasilitas dan Komitmen Perbaikan

Selain berdialog, Tomi Elyus juga melakukan inspeksi terhadap beberapa fasilitas rutan, termasuk kamar tidur, kamar mandi, dan area bersama. Dari hasil tinjauan, ditemukan beberapa fasilitas yang memerlukan perbaikan segera.

Melihat hal ini, Tomi langsung menginstruksikan tim internal untuk segera melakukan pembenahan guna menciptakan lingkungan yang lebih manusiawi dan mendukung program rehabilitasi warga binaan.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Resmikan 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun, 600 Ribu Lapangan Kerja Tercipta

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan agar rutan ini tidak hanya menjadi tempat penahanan, tetapi juga tempat pembinaan yang layak,” tegasnya.

Kunjungan ini menunjukkan keseriusan pihak Rutan Surabaya dalam meningkatkan kualitas layanan dan kesejahteraan warga binaan. Dengan pendekatan yang lebih humanis, diharapkan program pembinaan di rutan dapat berjalan lebih efektif dan berdampak positif bagi warga binaan dalam menjalani masa tahanan mereka. (*)