Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen membangun komunikasi yang sehat antara insan pers dan aparat penegak hukum kembali diperkuat. Komunitas Wartawan Indonesia (KWI) yang dipimpin Umar Hayat menggelar audiensi dengan jajaran Polrestabes Surabaya pada Kamis (11/6/2026).

Kunjungan yang berlangsung di Mapolrestabes Surabaya tersebut diterima langsung oleh Kasihumas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi. Suasana pertemuan berlangsung hangat, penuh keakraban, dan sarat semangat kolaborasi untuk meningkatkan kualitas informasi publik di Kota Pahlawan.

Audiensi ini menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan kemitraan antara media dan kepolisian. Kedua pihak sepakat bahwa komunikasi yang baik merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memastikan informasi yang diterima publik tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam kesempatan tersebut, Umar Hayat menyampaikan apresiasi kepada Polrestabes Surabaya yang selama ini dinilai terbuka terhadap komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan jurnalis.

Baca Juga:  Tegas Perangi Narkoba: Polda Jatim Ungkap 819 Kasus dalam Program 100 Hari Asta Cita

Menurutnya, media dan kepolisian memiliki tanggung jawab yang sama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta menjaga ruang informasi agar tetap sehat dan terpercaya.

“Hubungan yang harmonis antara wartawan dan kepolisian sangat penting. Kami berharap sinergi yang selama ini telah terjalin dapat terus ditingkatkan. Media dan kepolisian memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta menjaga situasi yang aman dan kondusif,” ujar Umar Hayat.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat menuntut semua pihak untuk semakin profesional dalam menyampaikan berita. Oleh karena itu, komunikasi yang baik antara media dan kepolisian menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan informasi yang berimbang dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Sementara itu, AKP Hadi menyambut positif kedatangan rombongan KWI. Ia menegaskan bahwa Polrestabes Surabaya selalu membuka ruang komunikasi bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis kepolisian.

Baca Juga:  Apel Gelar Pasukan Oprasi Lilin Candi 2020 Digelar ,Prokes Menjadi Penekanan

Menurutnya, media memiliki peran besar dalam membantu menyampaikan berbagai program pelayanan kepolisian, edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga informasi terkait penegakan hukum secara transparan dan profesional.

“Audiensi seperti ini sangat positif untuk memperkuat komunikasi dan membangun kesamaan persepsi dalam menyajikan informasi yang benar kepada masyarakat. Kami berharap hubungan baik antara Polrestabes Surabaya dan rekan-rekan media terus terjalin dengan baik,” ungkap AKP Hadi.

Tak hanya membahas kemitraan dan keterbukaan informasi publik, pertemuan tersebut juga menjadi forum diskusi mengenai tantangan dunia informasi saat ini. Salah satu isu yang menjadi perhatian bersama adalah maraknya penyebaran hoaks dan informasi yang belum terverifikasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Pesona Iman dalam Ragam Budaya: Salatiga Christmas Parade 2025 Pukau Ribuan Warga

Dalam diskusi tersebut, KWI dan Polrestabes Surabaya sepakat bahwa profesionalisme harus menjadi landasan utama dalam penyampaian informasi. Verifikasi data, akurasi pemberitaan, dan penyampaian informasi yang berimbang dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan publik.

Kedua pihak juga menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dalam menghadapi dinamika informasi yang berkembang di era digital. Dengan sinergi yang kuat, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi yang benar, edukatif, dan bermanfaat.

Pertemuan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang menjadi simbol komitmen antara Komunitas Wartawan Indonesia dan Polrestabes Surabaya untuk terus membangun hubungan yang produktif dan konstruktif.

Melalui kolaborasi yang semakin erat ini, diharapkan tercipta komunikasi yang efektif antara media dan kepolisian, sehingga mampu mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, serta pembangunan masyarakat yang lebih maju dan harmonis di Kota Surabaya. (*)