Banjarnegara, Beritaglobal.net– Hingga saat ini curah hujan masih tinggi, sedangkan di Wilayah Banjarnegara daerah rawan bencana. Hal itu  membuat Satuan Samapta Bhayangkara (Sat Shabara) Polres Banjarnegara membuat spanduk peringatan untuk waspada terhadap bencana, terutama tanah longsor.

Kapolres Banjarnegara AKBP. Fahmi Arifrianto,. S.H,. S.I.K,. M.H,. M.Si melalui Kasat Shabara AKP. Agustinus K, SH mengatakan”  sebagai salah satu upaya pengurangan risiko bencana di Banjarnegara, pihaknya terus bersinergi dengan instansi terkait untuk mensosialisasika kepada masyarakat tentang jalur rawan tanah longsor.

Baca Juga:  Menggugah Nurani: Media Sinar Global Nusantara Awali Tahun 2025 dengan Berbagi untuk Lansia dan Anak Yatim

“Kami telah memasang spanduk peringatan di titik-titik jalur yang rawan longsor untuk mengurangi risiko becana” 

Agus  menyebutkan jalur rawan longsor, antara lain di wilayah Banjarmangu, Punggelan, Pandanarum, Kalibening, Wanayasa, Karangkobar, Pagentan, Pejawaran, Batur, Madukara, Susukan, Sigaluh, Mandiraja, Purwonegoro dan Pagedongan Minggu 22 November 2020

Baca Juga:  Kemenag RI Evaluasi PIHK Untuk Tingkatkan Kualitas Layanan

“Dikecamatan itulah kami memasang spanduk peringatan, rata-rata tiap kecamatan tiga spanduk,” ujarnya.

Pemasangan spanduk itu bertujuan agar masyarakat, khususnya pengendara yang melintas dapat meningkatkan kewaspadaan.

Kita memasang spanduk peringatan agar para pengendara berhati-hati saat melintas, terutama pada saat hujan turun,” tuturnya.

Baca Juga:  Duka Pahlawan Penjaga Perdamaian, Pangdam IV/Diponegoro Sambangi Keluarga Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan

Kami himbau  kepada masyarakat agar berhati-hati dan waspada, terutama warga yang tinggal dilereng gunung dan daerah rawan bencana.

“Saat berkendara turun hujan tingkatkan kewaspadaan, jangan parkir dibawah pohon, jangan membuang sampah di sungai dan apabila terjadi musibah segera lapor pihak terkait,” pungkasnya 

Editor (Iwan )