Ketika Kampus Jadi Benteng Melawan Narkoba, BNN Perkuat Kolaborasi Bersama Universitas Pancasila

Laporan: Yuan

JAKARTA | SUARAGLOBAL.COM — Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Suyudi Ario Seto, menerima audiensi Rektor Universitas Pancasila (UP), Adnan Hamid, beserta jajaran pimpinan kampus di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (13/1/26). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi strategis terkait pendidikan, pencegahan narkoba, dan penguatan nilai-nilai Pancasila di lingkungan akademik.

Audiensi berlangsung dengan suasana hangat dan produktif, di mana kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai situasi penyalahgunaan narkotika yang kian menyasar generasi muda, termasuk mahasiswa. BNN menilai bahwa kampus sebagai institusi pendidikan tinggi memiliki peran kunci dalam membangun karakter bangsa.

“Kampus memiliki peran strategis sebagai benteng moral dan intelektual bangsa. Sinergi antara BNN dan perguruan tinggi sangat penting. Upaya lebih dini perlu dilakukan. Kita paham pemaparan narkotika sekarang marak di lingkungan kampus dan sekolah. Kita perlu sebuah kebersamaan jangan sampai mereka masuk ke jaringan atau sekadar mencoba-coba,” ujar Kepala BNN RI.

Baca Juga:  Komplotan Curanmor Jagalan Terungkap, Satu Pelaku Masuk DPO Sebelum Ditangkap

Menurut Kepala BNN, penguatan ideologi Pancasila dapat menjadi fondasi ketahanan diri generasi muda dalam menghadapi godaan narkotika. Melalui kerja sama institusional, BNN berharap kampus mampu menjadi pusat edukasi dan pencegahan yang efektif melalui program-program terukur dan berkelanjutan.

BNN RI juga menyoroti pentingnya pendekatan P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) yang tidak hanya bersifat penindakan, tetapi juga berbasis edukasi, riset, pengabdian masyarakat, literasi hukum, hingga kampanye digital untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa.

Baca Juga:  Ratusan Personel Polres Pasuruan Disiagakan di 17 Kecamatan Amankan 1.726 TPS Pilkada 2024

Sementara itu, Rektor Universitas Pancasila, Adnan Hamid, menegaskan komitmen kampus dalam menjaga integritas moral mahasiswa. Ia menyebut audiensi ini sebagai langkah strategis untuk mendapatkan perspektif dan dukungan dari BNN dalam upaya penyelamatan generasi muda dari ancaman narkotika.

“Kami melihat BNN sebagai lembaga yang penting, dan kami perlu pandangan dan nasihat untuk mahasiswa kami. Generasi muda khususnya mahasiswa Universitas Pancasila tidak hanya kita selamatkan dari narkotika, tapi diharapkan moralnya juga,” ucap Rektor UP.

Universitas Pancasila memandang perguruan tinggi tak hanya sebagai tempat transfer ilmu, tetapi juga pembentuk karakter dan penjaga nilai kebangsaan. Karena itu kerja sama dengan BNN dinilai sejalan dengan mandat kampus dalam menjaga moralitas generasi penerus bangsa.

Baca Juga:  Hadiah Idul Fitri 82 Narapidana Rutan Salatiga Terima Remisi Khusus dan 3 Langsung Bebas

Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen awal untuk merumuskan bentuk kerja sama konkret dalam waktu dekat. Skema kolaborasi yang kemungkinan akan dijalankan meliputi penyusunan modul edukasi dan literasi anti narkoba, integrasi konsep P4GN dalam kegiatan akademik dan kemahasiswaan, penelitian bersama terkait perilaku penyalahgunaan narkotika, hingga program kampanye sosial melalui media internal kampus.

Kolaborasi strategis ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda Indonesia yang berkarakter Pancasila, berintegritas, serta bersih dari narkoba. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!