Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur menggelar rapat paripurna untuk mendengarkan penyampaian visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2025-2030. Acara ini menjadi momen penting bagi Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak dalam memaparkan arah kebijakan serta program kerja mereka untuk lima tahun ke depan, (28/02/25).

Bertempat di Gedung DPRD Jatim, Sabtu, 1 Maret 2025, rapat paripurna ini sekaligus dirangkaikan dengan serah terima jabatan dari pemerintahan sebelumnya. Sekretaris DPRD Jatim, Moh Ali Kuncoro, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi landasan awal dalam menentukan langkah strategis pembangunan Jawa Timur.

Baca Juga:  Seorang Pria Paruh Baya Pamit Jalan Jalan Ditemukan Pingsan di Bawen, Ini Jelasnya

“Agenda ini menjadi momen penting untuk mengetahui arah pembangunan Jawa Timur ke depan dan memastikan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Moh Ali Kuncoro dalam sambutannya.

Dalam pidatonya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa fokus utama pemerintahannya mencakup beberapa sektor krusial, di antaranya:

1. Peningkatan Infrastruktur: Pengembangan jalan tol, transportasi publik, dan fasilitas umum guna mendukung konektivitas antarwilayah.

Baca Juga:  Tabrakan di Cebongan Salatiga, Angkot Dengan Ertiga, Sopir Angkot Alami Luka Kaki Kanan,  Ini Jelasnya 

2. Penguatan Ekonomi Berbasis Digital: Mendorong UMKM go digital, memperkuat ekosistem startup, dan memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha.

3. Pemerataan Akses Pendidikan dan Kesehatan: Penyediaan beasiswa bagi siswa kurang mampu, peningkatan kualitas guru, serta pembangunan fasilitas kesehatan di daerah terpencil.

Sementara itu, Wakil Gubernur Emil Dardak menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dengan DPRD serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan program-program strategis. Ia meyakini bahwa kolaborasi yang baik akan mempercepat realisasi pembangunan di Jawa Timur.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Permudah Perlindungan Pekerja Informal Lewat Iuran Diskon 50 Persen, Ini Jelasnya 

Rapat paripurna ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mantan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat. Acara kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah yang dikemas dalam suasana berbuka puasa bersama, mengingat paripurna ini bertepatan dengan awal Ramadan.

Dengan adanya penyampaian visi dan misi ini, diharapkan pemerintahan Khofifah-Emil dapat bekerja lebih efektif dalam merealisasikan program-program yang telah dirancang demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. (*)