Knalpot Brong Diburu, Perang Sarung Diadang! Polisi Turun Tangan Jelang Sahur

Laporan: Ninis Indrawati

TANJUNG PERAK | SUARAGLOBAL.COM – Demi menjaga kekhusyukan ibadah di bulan suci Ramadan, aparat kepolisian tak ingin kecolongan. Dini hari yang biasanya lengang justru menjadi jam rawan munculnya aksi balap liar, tawuran remaja, hingga fenomena “perang sarung” yang kerap meresahkan warga.

Untuk itu, Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar patroli skala besar pada Selasa (3/3) dini hari. Personel gabungan diterjunkan menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat).

Kegiatan diawali tepat pukul 02.00 WIB. Bertempat di Mako Polsek Kenjeran, apel kesiapan dipimpin langsung oleh Kasat Samapta AKP Puguh Winarno.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polisi Ringkus Pengamen Spesialis Pembobol Ruko di Surabaya

Dalam arahannya, AKP Puguh menekankan pentingnya langkah preventif yang tetap humanis, namun tegas terhadap potensi gangguan keamanan.

“Kami menyisir jalur-jalur yang kerap menjadi titik kumpul remaja. Tujuannya satu, memastikan masyarakat bisa menjalani persiapan sahur dan ibadah dengan tenang tanpa gangguan kebisingan knalpot brong maupun aksi tawuran,” tegasnya.

Usai apel, iring-iringan kendaraan patroli langsung bergerak. Lampu rotator menyala, petugas menyisir jalanan yang mulai dipenuhi aktivitas menjelang sahur.

Beberapa lokasi yang menjadi perhatian utama antara lain Jalan Randu, Jalan Tenggumung Baru Mulya, serta kawasan Jalan Bulak Banteng Kidul.

Di titik-titik tersebut, petugas melakukan pemantauan intensif. Sejumlah remaja yang kedapatan masih nongkrong hingga dini hari langsung diberi imbauan dan diminta membubarkan diri.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Resmikan Pembangunan Mako Satpolairud di Malang, Bukti Sinergi Polri dan Nelayan

Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi gesekan antarkelompok yang bisa berujung tawuran atau perang sarung—tradisi yang belakangan berubah menjadi aksi saling serang menggunakan sarung yang diikat keras dan dapat membahayakan.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, memastikan seluruh rangkaian patroli yang berakhir sekitar pukul 03.20 WIB berjalan aman dan terkendali.

“Patroli ini adalah bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat pada jam-jam rawan. Kami ingin memastikan situasi tetap kondusif hingga waktu Subuh tiba,” ujarnya.

Baca Juga:  Danrem 073/Makutarama Tinjau Koperasi Merah Putih di Tegalrejo dan Batur, Dorong Percepatan Operasional untuk UMKM dan Pertanian

Selama penyisiran berlangsung, tidak ditemukan insiden menonjol. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa patroli serupa akan terus dilakukan secara berkala selama Ramadan.

Selain penindakan di lapangan, polisi juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka, terutama saat jam malam.

Pengawasan keluarga dinilai menjadi benteng utama agar remaja tidak terlibat aksi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Dengan patroli intensif ini, diharapkan masyarakat di wilayah hukum Tanjung Perak dapat menjalani Ramadan dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan tanpa suara knalpot brong, tanpa tawuran, dan tanpa perang sarung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!