Inovasi Anti Macet! Mobile Reader Jadi Senjata Ampuh di GT Situbondo Barat

Laporan: Ninis Indrawati

SITUBONDO | SUARAGLOBAL.COM – Suasana arus balik Lebaran 2026 di Gerbang Tol (GT) Situbondo Barat, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, sempat memanas akibat lonjakan volume kendaraan. Namun, langkah cepat dan tak biasa langsung dilakukan jajaran Ditlantas Polda Jatim.

Petugas Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Jatim V Situbondo bersama tim dari PT Jasa Marga Tol Probolinggo-Banyuwangi (Prosiwangi) turun tangan dengan strategi “jemput bola” mendatangi langsung kendaraan untuk melakukan tapping kartu tol menggunakan mobile reader!

Aksi ini sontak menjadi sorotan. Pasalnya, metode tersebut terbukti ampuh memangkas antrean yang berpotensi mengular panjang di pintu masuk tol fungsional Situbondo Barat.

Baca Juga:  Kalapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Tegaskan Komitmen Antikorupsi melalui Penandatanganan Pakta Integritas 2025

Kanit Jatim V Sat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKP Roni Faslah, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk respons cepat menghadapi lonjakan arus balik Lebaran.

“Langkah ini untuk memperlancar arus kendaraan yang masuk ke tol fungsional Situbondo Barat pada arus balik Lebaran,” tegas AKP Roni, Selasa (24/3/2026).

Menurutnya, peningkatan arus kendaraan sempat terjadi dan berpotensi menimbulkan kepadatan serius. Namun dengan sistem mobile reader di mana petugas aktif menjemput kartu tol pengendara antrean berhasil ditekan.

Baca Juga:  Tragedi di Laut Lamongan: Nelayan Paciran Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Dua Hari Hilang

“Dengan tapping menggunakan mobile reader, antrean tidak sampai terus mengular,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada kelancaran transaksi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2026, yang mengedepankan langkah preventif demi menjaga arus lalu lintas tetap terkendali.

Petugas terlihat sigap mengatur kendaraan sekaligus memberikan imbauan humanis kepada para pemudik. Mereka diingatkan untuk tetap waspada, mematuhi aturan lalu lintas, serta tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh lelah atau mengantuk.

“Kalau capek, silakan istirahat di tempat yang aman. Jangan dipaksakan,” imbau petugas di lapangan.

Baca Juga:  Rutan Salatiga Menjadi Tempat Magang dan Observasi Mahasiswa, Ini Harapan Andri Lesmano

Selain itu, pengendara juga diingatkan untuk menjaga etika berkendara dan tidak bersikap agresif di jalan raya, demi keselamatan bersama.

Langkah inovatif ini diharapkan mampu menjaga situasi Kamseltibcarlantas tetap kondusif selama arus balik Lebaran 2026, sekaligus mewujudkan slogan “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

Di tengah padatnya arus balik, aksi cepat petugas ini menjadi bukti bahwa pelayanan prima tetap menjadi prioritas bahkan hingga di tengah tekanan lalu lintas yang meningkat drastis. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!