INS masih menjalani perawatan instensif di RST dr. Asmir Kota Salatiga

Salatiga, beritaglobal.net – Nasib nahas dialami oleh INS (17), seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 (SMKN 1) di Kota Salatiga. Saat sedang melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di dapur hotel Le Beringin, Selasa (27/2) lalu.

Orang tua korban Sarjono (49) warga Macanan, Kelurahan Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir Kota Salatiga, saat di temui di luar ruang perawatan Rumah Sakit dr. Asmir Kota Salatiga, Senin (5/3), menjelaskan bahwa pasca kejadian pihak Le Beringin telah menyodorinya surat kesepakatan kronologi kejadian.

Baca Juga:  Kapendam IV/Diponegoro Letkol Kav Susanto, Membuka RAT ke XXXV Tahun Buku 2019 Primkop S-17 Warastra Pendam IV

Sarjono menjelaskan singkat, “Saya tidak membaca detail isi surat kesepakatan, hanya saja diinformasikan ke saya kalau itu surat kesepakatan kronologi kejadian, Mas. Saya masih fokus kepada kesembuhan anak saya,” jelas Sarjono singkat.

Baca Juga:  Pangdivif 1/Kostrad Secara Resmi Menutup Latihan Raider TA 2020 di Cilacap

“Luka bakar anak saya mulai dari sekujur lengan kanan, bagian perut dan paha kanan, untuk biaya perawatan malalui BPJS Kesehatan yang telah dibayar dari pihak hotel, Mas” imbuh Sarjono.

Sementara pihak managemen hotel diwakili oleh Yosep Maryono selaku HRD, saat dikonfirmasi oleh beritaglobal.net, terkait kronologi kejadian terbakarnya INS, menjawab melalui pesan tertulis di WhatsApp, “Maaf Mas ..bisa ke Mas Prabu Susilo di Jurnal Polis mas, pesan Mas Prabu Suruh kesana saja Mas,” jawab Yosep Maryono.

Baca Juga:  Sidoarjo Kembangkan Jalur Ekowisata Mangrove 33 Km di Pesisir Timur, Pemkab Koordinasi dengan TNI AL

Saat ditanya lebih lanjut tentang kapasitas Prabu Susilo terhadap Hotel Le Beringin, Yosep tidak menjawab. (Agus S/Rudi S)