Laporan: Rusmono

NUSAKAMBANGAN | SUARAGLOBAL.COM – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly melakukan kunjungan kerja ke Pulau Nusakambangan pada Kamis (18/07). Dalam kunjungannya, Menkumham meninjau proyek pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) terbaru yang berstatus medium security di pulau tersebut.

Menkumham Yasonna didampingi oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pemasyarakatan Reynhard Silitonga, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah Tejo Harwanto, Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Supriyanto, dan Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Jumadi. Turut hadir juga pejabat pimpinan tinggi pratama dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, para Pembimbing Kemasyarakatan Utama, dan pimpinan tinggi dari Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah.

Baca Juga:  Delapan Pelaku Judi Online Berhasil Ditangkap Satreskrim Polres Salatiga

“Ini on progress semuanya ya,” kata Yasonna sambil berkeliling untuk memonitor pembangunan.

Dalam kunjungan singkat tersebut, Yasonna berpesan agar pembangunan terus berjalan sesuai dengan rencana. Lapas yang akan diberi nama Lapas Kumbang ini sudah mencapai progres sekitar 24% dan diharapkan dapat menampung sebanyak 496 orang narapidana. Pembangunan Lapas Kumbang direncanakan akan selesai pada tahun 2025.

Baca Juga:  Semangat Patriotisme Muda: Latihan Intensif Paskibraka Bersama Babinsa Sertu Eko Sucipto

Lapas dengan sistem keamanan medium ini membutuhkan penilaian yang terperinci untuk memastikan kesiapan fasilitas kamar tahanan dan petugasnya. Hal ini penting untuk memastikan bahwa fasilitas tersebut benar-benar siap digunakan.

Sebagai informasi tambahan, Pulau Nusakambangan yang terletak di sebelah selatan Kabupaten Cilacap saat ini memiliki 11 lapas. Kehadiran lapas baru ini diharapkan dapat mengurangi kelebihan kapasitas di lapas-lapas sejenis, baik di Nusakambangan maupun di daerah lain di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Warga Boyolali Diduga Tertipu Orang Mengaku Pintar di Ampel,  Modus Pelaku Dapat Bisikan Ghaib Untuk Cairkan Uang Rp 800 Juta

Dalam kunjungan kerja ini, para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Jawa Tengah juga turut hadir mendampingi Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. (*)